BREAKING NEWS
Kamis, 23 April 2026

Setkab Ungkap Strategi Huntap Aman dari Risiko Bencana di Sumatera, Targetkan Rampung dalam 3 Bulan

Raman Krisna - Minggu, 28 Desember 2025 13:53 WIB
Setkab Ungkap Strategi Huntap Aman dari Risiko Bencana di Sumatera, Targetkan Rampung dalam 3 Bulan
Seskab Teddy Indra Wijaya berkoordinasi dengan Kepala BPI Danantara, Bapak Rosan Roeslani, Menteri PKP, Bapak Maruarar Sirait, serta Kepala BP BUMN, Bapak Dony Oskaria, Sabtu malam (27/12/2025). (foto: sekretariat.kabinet/ig)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Pemerintah terus mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan perkembangan pembangunan ini dalam keterangan resminya, Minggu (28/12/2025).

"Pada Sabtu malam kemarin, kami berkoordinasi dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BPI Danantara, Bapak Rosan Roeslani, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Bapak Maruarar Sirait, serta Kepala BP BUMN, Bapak Dony Oskaria, terkait percepatan pembangunan hunian," kata Teddy melalui akun Instagram resmi Setkab.

Baca Juga:

Menurut Teddy, pembangunan oleh Danantara sudah dimulai dengan target total 15.000 unit rumah.

Sebanyak 500 unit pertama dijadwalkan selesai minggu ini dengan fasilitas lengkap, termasuk sanitasi air bersih, listrik, jaringan Wi-Fi, rumah ibadah, serta fasilitas bermain anak-anak.

Target keseluruhan 15.000 unit ditargetkan rampung dalam tiga bulan ke depan.

Selain itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga sudah memulai pembangunan 4.500 hunian sementara yang tersebar di tiga provinsi terdampak.

Sementara itu, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman telah membangun hunian tetap di lahan pemerintah dan BUMN.

Sebanyak 2.500 unit pertama telah selesai dibangun minggu lalu, sementara 2.500 unit berikutnya dijadwalkan mulai konstruksi pada awal minggu depan.

"Huntap dan huntara ini dibangun sesuai kriteria aman dari risiko bencana, dekat dengan rumah lama, jalan utama, fasilitas publik, dan lokasi kerja para pengguna," tambah Teddy.

Menko PMK Pratikno sebelumnya menegaskan, sejumlah daerah di Sumatera sudah memasuki tahap transisi dari status darurat bencana, sementara beberapa wilayah lain masih memperpanjang status tanggap darurat.

Pembangunan hunian ini dilakukan secara lintas kementerian-lembaga dengan dukungan penuh TNI-Polri, mulai dari pendataan penerima manfaat, penyiapan lahan, hingga konstruksi awal.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Perkuat Pendidikan Islam, Gramedia Gandeng Muhammadiyah Salurkan 88 Al-Qur’an ke Pesantren Ihyanussunnah di Lhokseumawe
Percepat Pemulihan Pascabencana, Pemerintah Aceh Turunkan 3.000 ASN ke Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor
Resmi Dibuka! Jembatan Krueng Tingkeum Buka Tutup Tiap Satu Jam, Arus Lalu Lintas Aceh-Medan Kembali Lancar
TNI Korem 032/Wirabraja Fokus Bangun 12 Jembatan untuk Percepat Pemulihan Pascabencana Sumbar
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Pasaman, BMKG Pastikan Tidak Ada Potensi Tsunami
Tawa Kembali Hadir di Posko Pengungsian Batangtoru, Pemprov Sumut Gelar Nonton Bareng Film “Agak Laen”
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru