Pemerintah Perkuat JKP, Menaker: Negara Hadir Saat Pekerja Kehilangan Pekerjaan
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pemerintah terus memperkuat peran negara dalam memberikan perlindungan bagi pekerja
NASIONAL
JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menekankan agar pembahasan sistem pemilu mengutamakan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara, bukan kepentingan politik kelompok.
Pernyataan ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat ditemui di Gedung DPR RI, Senin (19/1/2026).
Prasetyo mengatakan pemerintah memahami adanya perbedaan pandangan antarpartai, namun Presiden mengingatkan seluruh pihak agar tidak terjebak pada kepentingan masing-masing.Baca Juga:
"Meskipun kita semua mewakili partai dengan cara pandang berbeda-beda, beliau menekankan bahwa apa pun itu harus berpikir untuk kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Prasetyo.
Presiden juga menekankan pentingnya menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan politik kelompok.
Menurut Prasetyo, setiap langkah yang diambil dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu harus memprioritaskan kepentingan rakyat.
Selain itu, pemerintah terbuka terhadap kajian mendalam terkait sistem pemilu, asalkan bertujuan menemukan sistem yang sesuai dengan karakter bangsa.
"Siapa pun bisa mengkaji, pemerintah, DPR, akademisi, tapi tujuannya bukan untuk membuktikan sistem ini paling benar. Mari kita cari sistem yang sesuai budaya dan karakter bangsa kita," tambahnya.
Pemerintah bersama DPR RI dan Komisi II DPR RI secara rutin berkoordinasi membahas RUU Pemilu serta wacana pilkada yang berkembang di masyarakat.
Partisipasi publik juga tetap dibuka untuk memperkuat proses legislasi.
Sebelumnya, Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karyasuda memastikan revisi UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu telah masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026.
Ia menegaskan tidak ada rencana mengubah mekanisme pemilihan presiden dari pemilihan langsung menjadi melalui MPR.
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pemerintah terus memperkuat peran negara dalam memberikan perlindungan bagi pekerja
NASIONAL
JAKARTA Bareskrim Polri menyita aset senilai Rp 15,3 miliar milik keluarga bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin. Penyitaan terse
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan permintaan maaf kepada publik terkait pern
NASIONAL
MEDAN Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bergerak cepat menindaklanjuti viralnya video yang memperlihatkan seorang personel
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Keluarga almarhumah Khoiriah Harahap di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menolak penyelesaian perkara kecelakaan lalu lintas me
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Jumhur Hidayat, menegaskan bahwa industri ekstra
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Mukhtaruddin Ashraff Abu, suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, dalam penyidikan ka
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution resmi menetapkan Petunjuk Teknis (Juknis) Pelaksanaan Sistem Penerima
PENDIDIKAN
JAKARTA Solidaritas antardaerah dalam upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Pulau Sumatra terus menunjukkan penguatan. Pemeri
NASIONAL
JAKARTA Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel Ebenezer menyatakan akan menggugat Komisi Pemberantasa
HUKUM DAN KRIMINAL