Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Baru, Status Hukum Febrie Adriansyah Kembali Jadi Saksi?
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menerbitkan tiga surat perintah penyidikan (Sprindik) baru terkait dugaan tindak pidana korupsi dan t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dalam penyelamatan keuangan negara serta penertiban kawasan hutan.
Hal itu disampaikan saat menghadiri penyerahan hasil kerja Satgas PKH Tahap VI di Kejaksaan Agung, Jumat (10/4/2026).
Dalam arahannya, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk menindak tegas praktik ilegal di sektor kehutanan.Baca Juga:
"Negara tidak boleh kalah oleh mafia hutan," tegasnya di hadapan jajaran menteri dan anggota Satgas.
Prabowo mengungkapkan, selama sekitar satu setengah tahun pemerintahannya, Satgas PKH berhasil menyelamatkan uang tunai sebesar Rp31,3 triliun.
Jika digabungkan dengan nilai aset kawasan hutan yang berhasil dikuasai kembali sejak Februari 2025, total penyelamatan mencapai Rp371,1 triliun.
Menurutnya, dana tersebut akan dimanfaatkan untuk berbagai program prioritas pemerintah, mulai dari perbaikan 34.000 sekolah hingga pembangunan 500.000 rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
"Penghargaan saya sangat tinggi atas kerja keras Saudara-saudara. Ini pekerjaan yang tidak mudah dan penuh risiko," ujarnya.
Pada Tahap VI, total dana yang berhasil disetorkan ke kas negara mencapai Rp11,42 triliun. Dana tersebut berasal dari berbagai sumber, termasuk denda administratif sektor kehutanan, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), serta setoran pajak dari sejumlah pihak.
Selain itu, Satgas PKH juga berhasil menguasai kembali kawasan hutan seluas 5,88 juta hektare dari sektor perkebunan sawit dan 10.257 hektare dari sektor pertambangan.
Lahan tersebut selanjutnya diserahkan kepada kementerian terkait untuk dikelola sesuai fungsinya, termasuk untuk kawasan konservasi dan hutan produksi di berbagai daerah.
Sementara itu, ST Burhanuddin menegaskan pentingnya penegakan hukum yang tegas dalam menjaga kekayaan sumber daya alam nasional.
"Negara tidak boleh kalah oleh mafia yang menghisap kekayaan alam. Penegakan hukum harus memberikan dampak nyata bagi ekonomi dan tata kelola," ujarnya.
Ia menambahkan, pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan untuk kepentingan masyarakat luas, bukan hanya kelompok tertentu.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat tata kelola sumber daya alam serta meningkatkan penerimaan negara dari sektor kehutanan dan lingkungan hidup.*
(dh)
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menerbitkan tiga surat perintah penyidikan (Sprindik) baru terkait dugaan tindak pidana korupsi dan t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek Lapangan Abadi Blok Masela p
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah anggota Kabinet Merah Putih untuk menghadiri rapat terbatas di Kompleks Istana Kepr
NASIONAL
BANDA ACEH Seorang wanita berinisial NA (29), warga Gampong Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, ditemukan meninggal dunia d
PERISTIWA
BINJAI Anggota DPRD Kota Binjai dari Fraksi Gerindra, Ronggur Simorangkir, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Badan Narkotika Na
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperkuat transformasi digital dengan menggandeng PT Artajasa Pembayaran Elektronis
EKONOMI
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Kota Binjai menjalin audiensi dengan Badan Amil Zakat Nasion
NASIONAL
MEDAN HiLo Strong Fest 2026 kembali digelar di Kota Medan sebagai bagian dari rangkaian festival olahraga yang berlangsung di 14 kota di
KESEHATAN
JAKARTA Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa skema penggajian pegawai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)
EKONOMI
MEDAN Putusan terhadap anak berinisial AL (12), pelaku pembunuhan terhadap ibu kandungnya di Kota Medan, Sumatera Utara, telah berkekuat
HUKUM DAN KRIMINAL