BREAKING NEWS
Minggu, 19 April 2026

Hasto Kristiyanto: Kita Kritik Pemerintah, Karena Cinta dan Sayang Tanah Air

Abyadi Siregar - Sabtu, 18 April 2026 16:27 WIB
Hasto Kristiyanto: Kita Kritik Pemerintah, Karena Cinta dan Sayang Tanah Air
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mempertanyakan fenomena pelaporan terhadap pihak-pihak yang menyampaikan kritik kepada pemerintah.

Ia menilai, kritik justru merupakan bentuk kepedulian dan cinta terhadap negara.

Pernyataan itu disampaikan Hasto dalam seminar nasional memperingati 71 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu, 18 April 2026.

Baca Juga:

"Sekarang ini kritik masalah pangan diadukan ke polisi. Kritik terhadap pemerintah diadukan kepada polisi," kata Hasto dalam sambutannya.

Hasto menegaskan, dalam tradisi demokrasi, kritik tidak seharusnya dipandang sebagai bentuk permusuhan terhadap pemerintah.

Menurut dia, kritik justru lahir dari rasa tanggung jawab dan cinta terhadap Tanah Air.

"Kalau kita kritik pemerintah, bukan berarti kita tidak ingin pemerintah berhasil. Justru karena kita sayang, cinta Tanah Air, kepada Republik ini," ujarnya.

Ia menyinggung bahwa sejarah Indonesia dibangun melalui narasi pembebasan dan penolakan terhadap segala bentuk penindasan, termasuk pembatasan terhadap kebebasan berpendapat.

Karena itu, ia menilai tidak semestinya kritik diproses melalui jalur hukum pidana.

Hasto juga menekankan pentingnya ruang demokrasi yang sehat, termasuk kebebasan berpendapat, kebebasan pers, serta fungsi lembaga legislatif sebagai mekanisme checks and balances dalam sistem politik.

Menurut dia, perbedaan pandangan harus dilihat sebagai bagian dari dinamika demokrasi yang justru dibutuhkan untuk mendorong kemajuan bangsa.

"Perbedaan ide dan pemikiran selama digerakkan oleh semangat cinta Tanah Air itu penting dalam demokrasi," katanya.

Ia menambahkan, PDI Perjuangan berkomitmen untuk tetap menjadi partai yang kokoh dan progresif dalam menghadapi berbagai dinamika politik, serta terus memperjuangkan ruang kebebasan sipil di Indonesia.*


(d/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Feri Amsari dan Ubedilah Dilaporkan ke Polisi, Menteri HAM Natalius Pigai: Kritik ke Pemerintah Tidak Bisa Dipidana
Mahyaruddin Salim Pimpin Takziah ke Rumah Duka Istri Eks Wali Kota Tanjungbalai, Sampaikan Duka Mendalam
Kahiyang Ayu Tekankan Peran UMKM sebagai Tulang Punggung Ekonomi, Dorong Tembus Pasar Nasional dan Ekspor
Payabakung United Juara Liga 4 Sumut Usai Tundukkan PS Kwarta Lewat Adu Penalti, Wagub Surya Serahkan Trofi
Natalius Pigai Curigai Ada Skenario Politik di Balik Ramainya Pelaporan Akademisi Feri Amsari dan Ubedilah Badrun
Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Itu Hak Asasi Warga Negara
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru