BREAKING NEWS
Minggu, 26 April 2026

Wamensos Sebut Sekolah Rakyat Jadi ‘Jembatan Emas’ untuk Putus Rantai Kemiskinan di Indonesia

Adam - Minggu, 26 April 2026 09:20 WIB
Wamensos Sebut Sekolah Rakyat Jadi ‘Jembatan Emas’ untuk Putus Rantai Kemiskinan di Indonesia
Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono. (Foto: liputan6)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menyebut program Sekolah Rakyat sebagai "jembatan emas" bagi keluarga miskin dan rentan untuk keluar dari lingkaran kemiskinan. Program ini dinilai menjadi strategi pemerintah dalam memutus transmisi kemiskinan antar generasi melalui jalur pendidikan.

Agus menegaskan, Sekolah Rakyat memiliki konsep berbeda dari sekolah formal pada umumnya karena tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik, tetapi juga misi sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin.

"Sekolah Rakyat ini berbeda. Kita tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi menjalankan misi besar untuk memutus rantai kemiskinan," kata Agus dalam keterangan tertulis, Minggu (26/4/2026).

Baca Juga:

Pernyataan tersebut disampaikan saat penutupan Pelatihan Manajemen Pembelajaran bagi Guru dan Kepala Sekolah Rakyat Tahun 2026 di Kabupaten Bogor, Sabtu (25/4/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), lebih dari 74 persen keluarga miskin di Indonesia hanya memiliki tingkat pendidikan hingga sekolah dasar. Selain itu, masih terdapat sekitar 4,1 juta anak usia sekolah yang tidak lagi mengenyam pendidikan.

Untuk menjawab kondisi tersebut, pemerintah pada tahun 2026 meningkatkan kapasitas Sekolah Rakyat dari sebelumnya sekitar 15 ribu menjadi 45 ribu siswa.

"Ini menjadi motivasi kita bersama untuk terus memperluas jangkauan," ujarnya.

Kementerian Sosial juga disebut melakukan langkah proaktif dengan menjangkau langsung anak-anak yang tidak bersekolah untuk ditempatkan di sejumlah titik Sekolah Rakyat di berbagai daerah.

Agus menekankan bahwa dampak program ini tidak hanya dirasakan oleh anak, tetapi juga keluarga secara keseluruhan karena diharapkan mampu mengubah kondisi sosial ekonomi mereka.

"Sekolah Rakyat tidak hanya mengubah satu anak, tetapi memulihkan harapan satu keluarga," katanya.

Dalam kesempatan itu, Kemensos juga memberikan apresiasi kepada guru dan kepala sekolah terbaik sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam menjalankan program tersebut.

Agus berharap, para tenaga pendidik dapat terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperkuat sistem pendidikan di Sekolah Rakyat.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wamensos Tegas: Tidak Ada Pendidikan Militer di Sekolah Rakyat!
Wamensos Agus Jabo Priyono Ungkap 24 Juta Penduduk Indonesia Masih Hidup di Bawah Garis Kemiskinan
Sekolah Rakyat Hanya untuk Warga Miskin, Wamensos: Orang Kaya Jangan Masuk
Wamensos Ungkap Target Prabowo: Kemiskinan Ekstrem Harus Tuntas 2026
Wamensos Soroti Pola Pikir Penerima Bansos: Jangan Terjebak Zona Nyaman
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru