BREAKING NEWS
Kamis, 14 Mei 2026

Megawati: Buruh Bukan Sekadar Faktor Produksi, Tapi Soko Guru Kemandirian Bangsa

Raman Krisna - Minggu, 03 Mei 2026 13:21 WIB
Megawati: Buruh Bukan Sekadar Faktor Produksi, Tapi Soko Guru Kemandirian Bangsa
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri. (foto: Dok. PDIP)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri menegaskan bahwa kaum buruh tidak dapat dipandang sekadar sebagai faktor produksi dalam sistem ekonomi.

Ia menyebut kelas pekerja sebagai bagian penting dari fondasi kemandirian bangsa.

Pernyataan itu disampaikan Megawati dalam sambutan virtual pada peringatan Hari Buruh Internasional 2026 bertajuk "Banteng Pro Pekerja: Buruh Berdaulat, Indonesia Berdikari" di GOR Otista, Jakarta Timur, Minggu (3/5/2026).

Baca Juga:

Megawati menilai, peringatan Hari Buruh harus ditempatkan dalam perspektif historis dan kebudayaan, terutama terkait perjuangan melawan ketimpangan ekonomi akibat kapitalisme dan imperialisme.

"Perjuangan buruh merupakan manifestasi perlawanan terhadap berbagai belenggu penjajahan akibat bekerjanya kapitalisme dan imperialisme," kata Megawati.

Ia menyinggung pengalaman sejarah Indonesia pada masa kolonial, khususnya sistem tanam paksa yang dinilai meninggalkan penderitaan panjang bagi rakyat.

Menurut Megawati, perjuangan keadilan ekonomi merupakan bagian penting dari cita-cita kemerdekaan yang tertuang dalam nilai-nilai Pancasila, terutama dalam konsep sosio-demokrasi.

"Keadilan dalam ranah ekonomi inilah yang tidak hanya diperjuangkan buruh, tetapi juga menjadi tujuan ideologis kemerdekaan Indonesia," ujarnya.

Dalam konteks global, Megawati juga menyoroti meningkatnya persaingan antarnegara.

Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas, keterampilan, profesionalisme, dan produktivitas tenaga kerja Indonesia.

Upaya tersebut, kata dia, harus dilakukan melalui kerja sama yang harmonis antara pemerintah, pengusaha, buruh, dan lembaga terkait.

Megawati menegaskan bahwa PDIP memandang buruh bukan hanya sebagai elemen ekonomi, melainkan sebagai bagian penting dari perjuangan kebangsaan bersama petani dan nelayan.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
101 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Usut Dalang Kericuhan May Day di DPR
PDIP Soroti Nasib Buruh Indonesia: Masih Seperti di Zaman VOC
155 Juta Pekerja Masih di Sektor Informal, Wamenaker Dorong Generasi Muda Jadi Pencipta Lapangan Kerja di Era Digital
Nusron Wahid: Sebagian Besar Tanah di Indonesia Masih Dikuasai Kelompok Tertentu
Mentan Amran Tantang Pengusaha Muda Garap Hilirisasi Kelapa: Jangan Banyak Teori, Mulai Saja
Presiden Prabowo Kumpulkan Kabinet Merah Putih di Hambalang, Ini yang Dibahas
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru