Prabowo Kumpulkan 12 Ribu Penggerak MBG, Tegaskan Program Strategis untuk Generasi Emas 2045
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
BOGOR – Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pelaksana MBG yang selama ini bertugas di berbagai daerah di Indonesia.
"Terima kasih atas pengabdian saudara-saudara selama ini, di tempat-tempat yang jauh dan sulit. Terima kasih atas dedikasi dan kesetiaan kalian," kata Prabowo di hadapan ribuan peserta.Baca Juga:
Presiden menilai para penggerak MBG memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pemenuhan gizi yang lebih baik.
Berdasarkan keterangan Sekretariat Presiden, sebanyak 12.173 peserta hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG), Koordinator Regional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Koordinator Wilayah, Kepala SPPG, hingga mitra pelaksana Program MBG dari berbagai daerah.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, menjelaskan peserta berasal dari seluruh Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke.
"Terdiri dari kepala KPPG, koordinator regional SPPG seluruh Indonesia, kepala SPPG, serta para mitra yang selama ini mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis," ujar Nanik.
Menurutnya, peserta yang hadir secara langsung berasal dari wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Selain itu, terdapat ribuan mitra yang turut terlibat dalam pelaksanaan program tersebut.
Nanik menyebut sebanyak 5.873 mitra hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan Program MBG.
Pemerintah menilai pertemuan akbar ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi nasional, menyamakan visi dan langkah pelaksanaan program, sekaligus memastikan seluruh pelaksana memiliki pemahaman yang sama terhadap target dan tujuan MBG.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo yang difokuskan pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah.
Melalui penguatan koordinasi dan konsolidasi nasional tersebut, pemerintah berharap pelaksanaan MBG dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik markup dalam sejumlah pengadaan barang di lingkungan Badan Gizi Nasional (B
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa salah satu laporan yang menjadi bagian dari proses pengusutan dugaan k
NASIONAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola Pr
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah dokumen penting dan barang bukti elektronik dari Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) da
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara resmi mencopot Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. OK Arya Zulkarnain, dr. Wahy
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap temuan mengejutkan dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MB
HUKUM DAN KRIMINAL
PALEMBANG Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) mengamankan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berinisial IT dan
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Aceh memeriksa seorang oknum anggota polisi berinisial Aiptu ZK yang mengajukan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kep
HUKUM DAN KRIMINAL