Polisi Ungkap Perampokan Toko Emas di Tapaktuan dalam 24 Jam, Pelaku Oknum Anggota Polri
TAPAKTUAN Tim gabungan Polres Aceh Selatan bersama personel Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPANULI TENGAH - Warga Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, kembali diterjang banjir bandang. Peristiwa tersebut terjadi saat pembangunan infrastruktur pengendali banjir berupa sabo dam di Sungai Tukka masih dalam proses pengerjaan.
Banjir bandang yang terjadi pada Sabtu (18/7/2026) itu membawa material lumpur, batu, hingga kayu dari kawasan hulu sungai. Air berwarna keruh meluap dan masuk ke sejumlah permukiman warga setelah tanggul di sekitar aliran Sungai Sigala-gala mengalami kerusakan.
Sabo dam yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebelumnya diharapkan mampu mengurangi risiko banjir bandang dengan menahan material sedimen dari kawasan hulu sebelum mencapai permukiman warga.Baca Juga:
Menteri PU Dody Hanggodo sebelumnya mengatakan pembangunan sabo dam menjadi langkah strategis untuk mengendalikan aliran material seperti tanah, batu, dan kayu saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
"Kita kerjakan semuanya. Supaya pada saat hujan deras, tanah-tanah dari atas tidak turun. Kita tahan dulu di atas," ujar Dody saat meninjau lokasi pembangunan.
Namun, hingga banjir kembali terjadi, pembangunan sabo dam tersebut belum sepenuhnya rampung. Kementerian PU sebelumnya menargetkan proyek tersebut selesai pada akhir Oktober 2026.
Progres Pembangunan Sabo Dam
Pembangunan sabo dam Sungai Tukka merupakan bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera yang dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan.
Proyek tersebut mencakup tiga pekerjaan utama, yakni pembangunan prasarana pengendalian banjir Sungai Tukka, pembangunan sabo dam Sungai Tukka, serta pengendalian sedimen Sungai Sigala-gala.
Dalam proses pengerjaannya, proyek sabo dam Sungai Tukka dilaksanakan oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebagai kontraktor pelaksana dengan dukungan konsultan pengawas.
Berdasarkan laporan progres sebelumnya, pembangunan sabo dam telah mencapai sekitar 7,1 persen, lebih tinggi dari target rencana sebesar 3,8 persen. Sementara pembangunan pengendalian sedimen Sungai Sigala-gala mencapai 7,9 persen dari target 4,6 persen.
Gubernur Sumut Minta Pembangunan Dipercepat
Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution juga telah meminta percepatan pembangunan sabo dam di kawasan tersebut.
Saat meninjau lokasi pada April 2026, Bobby meminta seluruh pihak terkait mempercepat penyelesaian proyek agar masyarakat tidak kembali menjadi korban ketika hujan deras terjadi.
TAPAKTUAN Tim gabungan Polres Aceh Selatan bersama personel Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda
HUKUM DAN KRIMINAL
YOGYAKARTA Pemerintah Aceh meraih tiga penghargaan dalam ajang Forum Pemred Multimedia Award 2026 yang digelar di Hotel Alana, Yogyakart
PEMERINTAHAN
JAKARTA Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyayangkan pernyataan advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan ke
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rudianto Lallo, menegaskan penetapan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Asosiasi Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri), Asrul Azis Taba, kembali mengajukan gugatan p
NASIONAL
MAKASSAR Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan proyek strategis nasional Blok Masela resmi memasuki t
EKONOMI
NEW YORK Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola dunia, Spanyol dan Argentina, pada Senin (20/7/2026) di
OLAHRAGA
TAPANULI TENGAH Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, memicu banjir setelah t
PERISTIWA
JAKARTA Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid, mengkritik pernyataan pengacara Hotman Paris Hutapea
NASIONAL
SIMALUNGUN Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, meluncurkan sejumlah program prioritas saat melakukan kunjungan kerja ke Keca
PEMERINTAHAN