BREAKING NEWS
Rabu, 02 September 2026

Korban Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo Terus Bertambah, BGN Buka Suara

Abyadi Siregar - Rabu, 02 September 2026 16:39 WIB
Korban Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo Terus Bertambah, BGN Buka Suara
Ratusan santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mengalami keracunan massal setelah menyantap menu MBG, Selasa, 1 September 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Selain melakukan investigasi, BGN mengambil tindakan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Talang Angin yang memasok makanan MBG.

SPPG tersebut dikenai suspend dengan kategori berat selama 30 hari. Kepala SPPG juga diusulkan untuk dicopot dan diganti.

"Kemudian kami juga melakukan suspend dengan kategori berat selama 30 hari terhadap SPPG Sidoarjo, Talang Angin," imbuhnya.

Ketut mengatakan langkah tersebut dilakukan sembari pemerintah memprioritaskan penanganan santri yang masih menjalani perawatan.

"Kemudian kami juga mengusulkan kepada kepala SPPG tersebut untuk dilakukan suatu pencopotan sekaligus melakukan pergantian. Kita akan fokus dengan penyelamatan kesehatan anak-anak kita ini di beberapa rumah sakit," tuturnya.

Sebelumnya, para santri dilaporkan menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Sidoarjo.

Data penanganan medis sebelumnya mencatat sekitar 500 santri telah mendapatkan penanganan.

Dari jumlah tersebut, 320 pasien telah diperbolehkan keluar dari rumah sakit.

Sebanyak 65 pasien masih menjalani rawat inap, sedangkan 115 lainnya masih dalam tahap observasi.

Kepala SPPG Kalitengah, Rafli Ridho, menyampaikan permintaan maaf atas kejadian yang dialami para santri.

"Mohon maaf ya, saya menyesal," kata Rafli kepada awak media, Rabu (2/9/2026).

Rafli mengatakan proses pengolahan makanan MBG dilakukan seperti biasanya.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wakil Wali Kota Medan Dukung Reforma Agraria, Dorong Kepastian Hukum dan Kesejahteraan Ekonomi Warga
Banyak Warga Pertanyakan Desil DTSEN, Dinsos Medan: Itu Kewenangan BPS, Bukan Pemko
448 Orang Keracunan Usai Santap MBG di Sidoarjo, SPPG Kalitengah Dihentikan Sementara
Tambah 10.000 Penerima, PKH Medan Makmur Kini Sasar Lebih Banyak Lansia dan Disabilitas
Perubahan APBD Labusel 2026 Dibahas, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Naik Jadi Rp970,12 Miliar
262 Warga Gajah Sakti Terima Bantuan Beras, Wabup Rianto: Jangan Ada Pemotongan!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru