BREAKING NEWS
Sabtu, 03 Oktober 2026

Refleksi Rido Hermawan: Ketika Manusia Terpisah dari Dirinya dan Alam

gusWedha - Jumat, 02 Oktober 2026 21:50 WIB
Refleksi Rido Hermawan: Ketika Manusia Terpisah dari Dirinya dan Alam
Mayjen TNI (Purn) Prof. H.C. Dr. Rido Hermawan, M.Sc., pengamat pertahanan, kebudayaan, dan kebangsaan. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Ukuran tentang "siapa saya" kemudian bergeser menjadi "apa yang saya punya" dan "seberapa jauh saya terlihat".

Kearifan Sunda tentang Manusia yang Utuh

Rido mengingatkan kembali kearifan masyarakat Sunda yang mengenal lima watak sebagai bagian dari kematangan pribadi, yakni Cageur, Bageur, Bener, Singer, dan Pinter.

Cageur berarti sehat lahir dan batin, Bageur bermakna berbudi baik, Bener berarti jujur dan lurus, Singer bermakna waspada serta peka terhadap keadaan, sedangkan Pinter berarti cerdas dan berpengetahuan.

Menurut Rido, kelima nilai tersebut tidak dapat dipisahkan. Manusia yang sehat tetapi tidak memiliki kebaikan budi dapat menjadi congkak.

Sebaliknya, kecerdasan tanpa kejujuran dapat digunakan untuk hal yang merugikan.


Ia menilai ukuran keberhasilan semacam itu semakin tergeser oleh ukuran material dan pencapaian.

Kondisi tersebut, menurut Rido, membuat manusia kehilangan ruang untuk mengenali dirinya, memahami batas kebutuhan, dan menemukan makna kehidupannya.

Ketika Manusia Memperlakukan Alam sebagai Objek

Keterpisahan manusia dari dirinya juga berdampak pada cara manusia memperlakukan alam.

Ketika manusia menempatkan dirinya sebagai pusat kehidupan, alam berisiko hanya dipandang sebagai objek yang dapat dimanfaatkan.

Hutan dilihat sebagai kayu, tanah sebagai aset, sungai sebagai sumber ekonomi, laut sebagai ruang eksploitasi, dan gunung sebagai cadangan mineral.

Editor
: Mass Arie
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Reshuffle Kabinet Prabowo, Ini Harapan Dunia Usaha Menuju 2027
1,69 Juta Warga Sumut Masuk Kategori Sangat Miskin
13.702 Keluarga di Sumut Terima Bantuan Pascabencana, Tapanuli Tengah Terbesar
Sidang Ijazah Memanas Kubu Dokter Tifa Ngotot Desak JPU Hadirkan Jokowi di Persidangan
Kumpul di Istana Maimun 23 Paguyuban Suku dan Tokoh Agama Bersatu Redam Konflik di Sumut
Dari 8 Persen Jadi 16,70 Persen, Rehabilitasi Pascabencana Medan Terus Dikebut
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru