Perhatian lebih serius pada isu kesehatan mental dalam pendidikan, terutama terkait dengan meningkatnya kecemasan akibat penggunaan teknologi yang berlebihan di kalangan remaja, memperbesar peluang bagi hadirnya kembali masa kanak-kanak yang berbasis bermain. Dengan hal itu juga, merumuskan perlindungan yang lebih memadai untuk anak-anak dan remaja di dunia maya mungkin dapat menjadi titik awal untuk mendorong munculnya generasi emas dan mengurangi peluang lahirnya generasi cemas.* (mediainonesia.com)