BREAKING NEWS
Jumat, 24 April 2026

Pemekaran atau Perluasan Beban?

BITV Admin - Jumat, 24 April 2026 12:42 WIB
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Jika lebih dari 80 persen anggaran berasal dari pusat, maka satu hal harus diakui secara jujur:ini bukan kemandirian. Ini ketergantungan yang dilembagakan.

Namun ironi tidak berhenti di situ.

Di saat kemampuan menghasilkan pendapatan sangat terbatas, belanja justru terus membesar.
Belanja pegawai ratusan miliar rupiah per tahun.
Struktur birokrasi melebar.
Biaya operasional meningkat.

Semua berjalan. Semua dibayar.Pertanyaannya: oleh siapa?

Jawabannya tetap sama—APBN.Pemekaran atau Perluasan Beban?

Baca Juga:

Di titik ini, sulit menghindari kesimpulan yang tidak nyaman:pemekaran yang tidak ditopang kekuatan ekonomi hanya menghasilkan daerah administratif baru—bukan daerah mandiri.

Ia memperluas peta pemerintahan,
tetapi juga memperluas daftar kewajiban negara.Dan semakin banyak daerah dengan pola serupa, semakin besar pula tekanan terhadap keuangan negara.

Narasi Besar, Realitas KosongYang membuat situasi ini lebih problematis adalah satu hal:
narasi pemekaran hampir tidak pernah diuji dengan serius.

Wacana terus digulirkan, tuntutan terus disuarakan, bahkan sering dibungkus dengan klaim aspirasi rakyat.

Namun pertanyaan paling mendasar justru kerap hilang:

Dari mana PAD akan tumbuh?Apa sektor unggulan yang realistis?

Bagaimana strategi konkret keluar dari ketergantungan?Tanpa jawaban, pemekaran berubah dari solusi menjadi ilusi.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ajukan Masukan RUU Hak Cipta, Dewan Pers Ungkap Poin Penting Perlindungan Karya Jurnalistik
Belajar Investasi Sejak Dini, Siswa SMA Labschool Unesa 1 Dibekali Literasi Pasar Modal oleh Praktisi Sekuritas
Usulan Pajak di Selat Malaka oleh Purbaya Picu Pro-Kontra: Menlu RI, Singapura, dan DPR Buka Suara
Dugaan Korupsi Pasar Ikan Sibolga Makin Dalam, Wakil Wali Kota Ikut Diperiksa Polda Sumut
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,8 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Wabup Labusel Resmikan Desa Cantik, Dorong Desa Kelola Data Mandiri untuk Perkuat Pembangunan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru