BREAKING NEWS
Minggu, 17 Mei 2026

Orang Desa Tidak Pakai Dolar dan Retorika Populis Prabowo

BITV Admin - Minggu, 17 Mei 2026 13:56 WIB
Orang Desa Tidak Pakai Dolar dan Retorika Populis Prabowo
Presiden Prabowo Subianto. (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Kalimat harus pendek. Harus lucu. Harus bisa dipotong menjadi video pendek, memancing tepuk tangan dan gelak tawa.

Akibatnya, publik perlahan kehilangan ruang diskusi yang serius tentang ekonomi.

Kenaikan dolar bukan lagi dibahas sebagai ancaman terhadap impor pangan, utang negara, dan daya beli rakyat, melainkan direduksi menjadi sebatas slogan optimistik.

Di sinilah bahaya terbesar populisme modern: ia mengubah warga negara menjadi audiens hiburan.

Padahal demokrasi membutuhkan warga yang kritis, bukan sekadar penonton yang larut dalam sensasi pidato.

Ketika persoalan ekonomi dijelaskan retorika simplistic semata, negara justru sedang meremehkan kapasitas intelektual rakyatnya sendiri.

Ironisnya, populisme semacam ini sering efektif secara elektoral. Ia memberikan kenyamanan psikologis di tengah ketidakpastian.

Barangkali dalam pemahaman Presiden dan jajarannya, rakyat lelah mendengar bahasa teknokratik yang dingin. Rakyat ingin pemimpin yang terdengar dekat dan membumi.

Tetapi kedekatan emosional tanpa keberanian menjelaskan kenyataan hanya akan menghasilkan optimisme semu.

Desa sebagai Mitologi Politik

Ada paradoks besar dalam pidato Presiden Prabowo. Di satu sisi, ia ingin membela desa. Di sisi lain, ia justru meromantisasi desa secara berlebihan.

Desa dibayangkan sebagai ruang steril dari kapitalisme global, padahal desa hari ini justru menjadi korban paling rentan dari ketimpangan ekonomi dunia.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bobby Nasution Hadiri Kontes Burung Berkicau di Medan, Singgung Lagu Viral ‘Kicau Mania’
Pengamat Soroti Program MBG Prabowo: Bagus, Tapi Terlalu Dipaksakan
Pengamat: Ketergantungan PSI pada Jokowi Bisa Jadi Bumerang di Pemilu 2029
Baik-Buruk Indonesia
Harga Batu Bara Melonjak! Strategi India Ini Jadi Pemicu Utama
Ketua Badan Kehormatan Bela Anggota DPRD Jember Merokok Saat Rapat: Apa Bedanya dengan Ngopi dan Makan? Tembakau Identitas Masyarakat Setempat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru