Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Pemikiran Karl Marx dalam Capital relevan untuk membaca situasi ini. Marx menunjukkan bahwa kapitalisme modern bekerja bukan hanya di pusat industri, tetapi menembus hingga ruang-ruang paling terluar dari pusat kehidupan manusia (Marx, 1867).
Tidak ada ruang yang benar-benar netral dari logika pasar global. Desa Indonesia hari ini telah terintegrasi dalam rantai kapitalisme internasional: dari pupuk, benih, hingga distribusi pangan.
Karena itu, pernyataan "orang desa tidak pakai dolar" justru memperlihatkan jarak antara retorika negara dan realitas sosial rakyat.
Yang dibutuhkan rakyat desa bukan romantisme populis, melainkan kebijakan konkret: stabilitas harga pangan, subsidi pupuk yang tepat sasaran, perlindungan pasar petani, dan reformasi distribusi ekonomi.
Di titik ini, pidato Presiden Prabowo menjadi cermin dilema besar politik Indonesia hari ini: antara kebutuhan akan harapan dan kewajiban mengatakan kenyataan.
Sejarah berkali-kali mengajarkan satu hal: rakyat mungkin bisa diyakinkan untuk melupakan angka kurs dolar, tetapi mereka tidak pernah bisa dibohongi ketika harga kebutuhan pokok terus naik di pasar desa. Populisme selalu menjanjikan kenyamanan emosional. Tetapi ekonomi tidak bekerja berdasarkan tepuk tangan.* (nasional.kompas.com)
*) Penulis adalah Associate NGO, Associate Jurnal Prisma
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.