Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Bagi masyarakat, pelayanan jauh lebih bermakna daripada angka penghematan yang tercantum dalam laporan keuangan pemerintah.
Karena itu, keberhasilan kebijakan efisiensi semestinya tidak diukur dari seberapa banyak anggaran yang berhasil dipangkas, tetapi dari seberapa besar birokrasi berhasil disederhanakan.
Semakin sedikit prosedur yang harus dilalui masyarakat, semakin cepat keputusan diambil, dan semakin rendah biaya yang harus mereka keluarkan, semakin tinggi pula manfaat yang dihasilkan oleh kebijakan efisiensi tersebut.
Pengalaman berbagai negara menunjukkan bahwa keberhasilan efisiensi tidak pernah diukur dari besarnya anggaran yang dipotong, melainkan dari kemampuan birokrasi menghasilkan pelayanan yang lebih baik.
Negara-negara yang memiliki tata kelola pemerintahan terbaik justru berlomba memangkas proses, bukan memangkas pelayanan.
Hal tersebut terlihat pada Singapura.
Reformasi birokrasi di negara itu dibangun melalui penyederhanaan proses bisnis, integrasi data antar lembaga, dan digitalisasi pelayanan yang berorientasi pada masyarakat.
Teknologi tidak sekadar digunakan untuk mengganti dokumen kertas menjadi dokumen elektronik, tetapi untuk menghilangkan tahapan yang tidak perlu, sehingga pelayanan menjadi lebih cepat, lebih sederhana, dan lebih transparan.
Pendekatan tersebut sejalan dengan temuan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) dalam Digital Government Outlook 2026.
OECD menegaskan bahwa kematangan pemerintahan digital tidak ditentukan oleh banyaknya aplikasi yang dimiliki pemerintah, melainkan oleh kemampuan memanfaatkan teknologi untuk menyederhanakan birokrasi, memperkuat koordinasi, mengintegrasikan data, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dengan pendekatan tersebut, Singapura menjadi salah satu negara dengan tingkat kematangan pemerintahan digital tertinggi di dunia.
Malaysia juga menempuh arah reformasi yang hampir sama.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.