BREAKING NEWS
Senin, 12 Oktober 2026

Ketika Megawati Mengajak Indonesia Belajar dari Iran

Redaksi - Selasa, 25 Agustus 2026 08:21 WIB
Ketika Megawati Mengajak Indonesia Belajar dari Iran
Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri. (foto: Dok. PDIP)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Terutama, mengenai pertanyaan apakah kemerdekaan yang telah memasuki usia 81 tahun telah menghasilkan kemampuan nyata untuk menentukan arah politik, ekonomi, teknologi, energi, dan keamanan nasional.

Iran dalam konstruksi pemikiran tersebut berfungsi sebagai cermin yang memperlihatkan, kekuatan negara tidak hanya berasal dari besarnya anggaran pertahanan atau kapasitas ekonomi.

Namun, juga dari kemampuan mempertahankan kohesi nasional, mengelola tekanan, memanfaatkan posisi geografis, dan menjaga ruang keputusan politik di tengah tekanan kekuatan eksternal.

Karena itu, inti pesan Megawati pada 17 Agustus 2026 dapat dibaca sebagai kesinambungan antara nasionalisme Soekarno, gagasan berdikari, Pancasila, dan politik luar negeri bebas aktif dalam menghadapi geopolitik abad ke-21, dengan persatuan ditempatkan sebagai fondasi yang memungkinkan kedaulatan politik diterjemahkan menjadi kekuatan strategis.

Pertanyaan mengenai mengapa Amerika Serikat belum mampu menundukkan Iran pada akhirnya bukan pertanyaan tentang siapa yang menang atau kalah.

Melainkan pertanyaan yang lebih penting bagi Indonesia adalah seberapa kuat bangsa ini menjaga persatuan, menguasai sumber daya, membangun teknologi, memperkuat ekonomi, dan menentukan sendiri posisi nasionalnya ketika dunia semakin dipenuhi kompetisi kekuatan besar.*(www.kompas.com)


*) Penulis adalahPemerhati Geopolitik Indonesia dan Timur Tengah

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Gemuruh Semangat Tanah Gayo Ribuan Warga Bener Meriah Gelar Apel Kebangsaan Teguhkan Komitmen NKRI
Darurat Kekeringan El Nino Mengamuk, Sebagian Besar Jawa Masuk Kategori Awas
Disrupsi Teknologi & Masa Depan Wirausaha: Universitas Paramadina Satukan Akademisi Tiga Negara di IFE 2026
Ngebut di Era Digital Menkomdigi Ungkap 4G Nyaris Sikat 99% Penduduk, 5G Masih Merayap
Kemitraan Strategis Eropa-Sumut: Wagub Surya Pikat Dubes Belgia Lewat Optimalisasi Sawit dan Inovasi Olahraga
Bukan Sengaja 'Diekspor', BMKG Ungkap Angin Musiman Jadi Biang Keladi Asap Kalimantan Menggeliat ke Negara Tetangga
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru