BREAKING NEWS
Rabu, 30 September 2026

MBG, Masihkah Ada Kesempatan Kedua?

Redaksi - Rabu, 30 September 2026 19:31 WIB
MBG, Masihkah Ada Kesempatan Kedua?
Pekerja SPPG sedang menyiapkan makanan MBG. (foto: Dok. BGN)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Setiap hari subuh pukul 02.00 tim pengolahan dan pemorsian sudah bekerja, jam kerja yang sama kepala SPPG dan timnya berada di dapur – setiap hari.

Bisa dibayangkan kelelahan fisik dan mental bagi orang-orang yang terbiasa punya jam tidur dan melek pada umumnyalk , mendadak perlu bekerja seperti itu.

Lebih mengerikan, satu dapur harus memproduksi 2000 porsi setiap hari sekali jalan, dengan pekerja yang sama sekali belum pernah bekerja di katering, restoran, apalagi dengan prosedur ketat keamanan pangan.

Sekali pun berbantah fakta bahwa masih ada SPPG yang bermutu sesuai propaganda Badan Gizi Nasional: MBG bagus, bersih, bergizi dan sehat – namun janji 'zero tolerance' terhadap insiden keamanan pangan dipertanyakan dengan terus bertambahnya korban yang sekarang terjadi setiap hari bergilir di antara SPPG di seluruh Nusantara.

Para petinggi dan pejabat negara akhirnya menghabiskan waktu dan biaya mengunjungi korban yang mestinya tidak perlu ada, seandainya MBG diterapkan dengan baik dan benar.

Masalah hilangnya kepercayaan publik menjadi hal yang krusial, ditambah lagi tidak ada kejelasan perubahan status gizi penerima manfaat dengan kocar kacirnya data.

Termasuk data penerima manfaat yang sungguh mengonsumsi jatahnya atau pindah wadah dibawa pulang atau sama sekali tidak dimakan dan menjadi "food waste" yang menambah persoalan lingkungan serta pemborosan anggaran.

Apakah MBG Masih Bisa Diharapkan?

Jadi, apakah kita masih bisa berharap dari MBG dengan tujuan semula? Mungkin.

Tapi banyak sekali catatan dan rekomendasi yang perlu dipertimbangkan.

Pertama, perlu kebesaran hati untuk mengakui bahwa program ini membutuhkan "re-visitasi" alias peninjauan ulang.

Bukan sekadar "re-focussing". Apa yang ditinjau? Tentunya sistem.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Banjir Kembali Terjang Tukka dan Badiri, Pemkab Tapteng Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari
Sekolah Rakyat 2 Medan Kekurangan Guru, Wali Kota Rico Waas Janji Cari Solusi
Nikah Massal 23 Pasangan di Medan, Zakiyuddin: Menikah Mudah, yang Sulit Mempertahankannya
Polda Aceh dan KemenPAN-RB Sepakat Perkuat Komunikasi dan Koordinasi Pemerintahan, Fokus Tingkatkan Pelayanan Publik
Harga Ayam Melonjak Tajam, KPPU Medan Telusuri Dugaan Pasokan Beralih untuk MBG
Bunda PAUD Simalungun Dorong Wajib Belajar 13 Tahun Dimulai dari PAUD: Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
MBG, Masihkah Ada Kesempatan Kedua?

MBG, Masihkah Ada Kesempatan Kedua?

OlehDR. dr. Tan Shot Yen, M.humMAKAN Bergizi Gratis sejak dimulai pertama kali 6 Januari 2025 hingga akhir bulan September 2026 tercatat te

OPINI