Enam Tahun Buron! Harun Masiku Belum Juga Ditemukan, KPK Buka Suara
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
BITVONLINE.COM -Tata surya kita dikenal memiliki delapan planet yang mengorbit matahari, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Namun, sebelum dikenal dengan jumlah delapan planet tersebut, pernah ada sembilan planet yang mengorbit matahari. Planet kesembilan itu adalah Pluto, yang hingga kini statusnya masih menjadi perdebatan.
Sejarah Penemuan dan Klasifikasi Pluto
Pluto pertama kali ditemukan pada tahun 1930 oleh astronom Amerika, Clyde Tombaugh. Setelah penemuannya, Pluto sempat dianggap sebagai planet kesembilan dalam tata surya kita selama lebih dari tujuh dekade. Namun, status Pluto sebagai planet mulai dipertanyakan pada tahun 2006 setelah adanya tinjauan ulang oleh International Astronomical Union (IAU) terkait kriteria planet.
Dalam keputusan tersebut, IAU mengklasifikasikan Pluto sebagai planet kerdil, dengan alasan bahwa Pluto gagal memenuhi kriteria utama untuk menjadi planet, yaitu 'membersihkan' orbitnya dari puing-puing lain. Keputusan ini menimbulkan kontroversi yang hingga kini masih diperdebatkan oleh banyak pihak, baik ilmuwan maupun masyarakat umum.
Perdebatan Mengenai Ukuran dan Karakteristik Pluto
Banyak ilmuwan dan sebagian masyarakat tidak setuju dengan keputusan IAU, dengan alasan bahwa ukuran seharusnya tidak menjadi faktor utama dalam mendefinisikan sebuah planet. Selain itu, beberapa orang berpendapat bahwa Pluto seharusnya tetap disebut sebagai planet kesembilan karena memiliki karakteristik yang mirip dengan planet-planet lainnya, meskipun ukurannya lebih kecil.
Pluto memang memiliki orbit yang sangat berbeda dibandingkan dengan planet-planet lainnya, dan sebagai planet paling jauh dari matahari, aktivitasnya pun cenderung unik. Keunikan ini membuat beberapa pihak mempertanyakan apakah ukuran dan aktivitas yang berbeda tersebut bisa menjadi alasan untuk menurunkan status Pluto.
Pluto: Planet atau Planet Kerdil?
Meskipun statusnya masih diperdebatkan, Pluto tetap menjadi bagian dari tata surya yang mengorbit matahari. Berbagai pendapat yang muncul mengenai Pluto menunjukkan bahwa ilmu astronomi terus berkembang, dan kita mungkin akan terus melihat perdebatan tentang status planet ini di masa depan.
Pluto, meskipun tidak lagi disebut sebagai planet, tetap menjadi objek yang menarik bagi para astronom dan masyarakat, dengan kisah panjang dan kontroversial yang menjadi bagian dari pengetahuan kita tentang alam semesta.
(ins/n14)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan proses ekstradisi tersangka kasus korupsi eKTP, Paulus Tannos, masih terus berjal
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyerahkan hasil kajian terkait tata kelola program prioritas pemerintah Makan Bergizi
HUKUM DAN KRIMINAL
BEKASI Seorang sopir mobil operasional berstiker Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Wawan Supandi (56), ditangkap polisi setelah me
HUKUM DAN KRIMINAL
CIBINONG Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Ferdy Sambo, dikabarkan tengah mengikuti program pendidikan m
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan menangkap seorang kurir narkoba berinisial SA (36) yang kedapatan membawa 10 kilogram sabu d
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat toleransi dan semangat k
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemulihan infrastruktur di tiga provinsi terdampak bencana hidrometeorologiAceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Baratterus menun
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat program peningkatan status Puskesmas menjadi fasilitas rawat inap d
KESEHATAN
TAPTENG Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya menata kembali ekosistem wila
PEMERINTAHAN