BREAKING NEWS
Minggu, 19 Juli 2026

Tak Mau Terjebak Macet ke Berastagi? Ini Jalur Alternatif yang Sudah Mulai Bisa Dilewati

Nurul - Sabtu, 18 Juli 2026 13:18 WIB
Tak Mau Terjebak Macet ke Berastagi? Ini Jalur Alternatif yang Sudah Mulai Bisa Dilewati
Jalur alternatif Medan–Berastagi Via Kutalimbaru. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Kawasan wisata Berastagi di Kabupaten Karo masih menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat Sumatera Utara, terutama saat akhir pekan maupun musim libur panjang.

Namun, tingginya jumlah kendaraan yang melintas di Jalan Jamin Ginting kerap memicu kemacetan panjang menuju kawasan wisata tersebut.

Sebagai upaya mengurangi kepadatan lalu lintas, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus melanjutkan pembangunan jalur alternatif Medan–Berastagi yang telah direncanakan sejak masa kepemimpinan Gubernur Edy Rahmayadi.

Baca Juga:

Meski pembangunan belum sepenuhnya rampung, sebagian ruas jalan kini telah diaspal dan sudah dapat dilalui kendaraan pribadi, baik mobil maupun sepeda motor.

Jalur alternatif ini dirancang menghubungkan kawasan Tuntungan menuju Desa Sukamakmur di Kecamatan Kutalimbaru, kemudian melintasi Dusun II Sukamakmur, Dusun X Tanduk Benua, Dusun Sembaikan II di Kecamatan Sibolangit, hingga tembus ke Desa Jaranguda, Berastagi.

Secara keseluruhan, panjang jalur alternatif tersebut mencapai sekitar 55,78 kilometer, lebih pendek dibandingkan jalur utama melalui Jalan Jamin Ginting yang memiliki panjang sekitar 76 kilometer.

Apabila seluruh ruas telah selesai dibangun, jalur ini diharapkan dapat menjadi pilihan bagi masyarakat untuk mengurangi kepadatan kendaraan menuju Kabupaten Karo.

Hingga pertengahan 2026, pembangunan jalur alternatif masih terus berlangsung.

Informasi terakhir menyebutkan pemerintah sedang merapikan ruas jalan di kawasan terusan Pemandian Ulu Lau Belawan, Desa Sembaikan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sebagian ruas jalan telah diaspal sehingga sudah bisa dilalui kendaraan.

Sejumlah warga dan pengguna jalan yang pernah melintasi jalur tersebut mengatakan kendaraan roda dua sudah dapat melintas hingga kawasan Bumi Perkemahan (Bumper) Sibolangit.

Dari Kota Medan, pengendara dapat memulai perjalanan melalui Jalan Besar Tanjung Anom menuju Desa Sukamakmur di Kecamatan Kutalimbaru.

Perjalanan kemudian dilanjutkan melewati Dusun II Sukamakmur, Dusun X Tanduk Benua, Dusun Sembaikan II, hingga menuju kawasan Sibolangit.

Sepanjang perjalanan, pengendara akan melewati kawasan perdesaan, perkampungan, serta hutan dengan pemandangan alam yang masih asri.

Sejumlah pegiat perjalanan dan pengguna sepeda motor mengaku telah mencoba jalur tersebut hingga tembus ke kawasan Bumi Perkemahan Sibolangit.

Meski sudah dapat digunakan di beberapa titik, kondisi jalur alternatif ini masih memerlukan perhatian dari para pengguna jalan.

Sebagian ruas belum dilengkapi penerangan jalan sehingga pengendara disarankan melintas pada pagi atau siang hari.

Selain itu, kondisi jalan yang memiliki tanjakan dan turunan cukup curam membuat pengendara diminta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan.

Cuaca juga menjadi faktor penting karena beberapa titik jalan berada di kawasan perbukitan yang dapat menjadi licin saat hujan.

Apabila pembangunan seluruh ruas selesai, jalur alternatif MedanBerastagi diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mengurangi kemacetan yang selama ini sering terjadi di Jalan Jamin Ginting saat akhir pekan maupun musim liburan.* (ad)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Jangan Lewatkan! Bogor Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Warga Berkesempatan Dapat 150 Doorprize dan Kuliner Gratis
Garda Prabowo Cabut Laporan terhadap Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Presiden Maafkan
Japorman Saragih Minta Rp150 Juta Dana Kantor DPD PDIP Sumut Dikembalikan, Kader PDIP Medan Kritik Elite DPD Sumut: Jangan Lupakan Jasanya
TPA Terjun Akan Overload 2029, Apa Solusi Pemko Medan Atasi Ledakan Sampah?
Indonesia Jadi Negara Pendiri WAICO, Airlangga Sebut AI Bisa Dorong Ekonomi Digital hingga US$366 Miliar pada 2030
Prabowo Sindir Pihak yang Keluhkan Harga Beras Mahal: Suruh Mereka Tanam Padi Sendiri!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru