Enam Tahun Buron! Harun Masiku Belum Juga Ditemukan, KPK Buka Suara
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
PEKALONGAN -Akun Instagram Bupati Pekalongan Fadia Arafiq @fadiaarafiq.official tengah ramai dibicarakan oleh netizen setelah balasan komentar yang dinilai kasar kepada salah satu warganet.
Kejadian tersebut bermula saat seorang warganet bertanya mengenai peresmian RS Ageng Sedayu dan anggaran yang dikabarkan tidak keluar.
"Peresmian RS Ki Ageng Sedayu kapan, Bu? Kabarnya anggaran sekian enggak keluar? Terus, waktu kemarin acara di Ketandan Wiradesa, kenapa dipanggil enggak datang, Bu? Wedi (takut) diperiksa kah?" tulis netizen tersebut.
Akun Instagram Fadia kemudian membalas komentar tersebut dengan kata-kata yang dianggap tidak pantas, termasuk penggunaan kata "mampus".
"Mulutmu kalau ngomong ojo kurang ajar, diperiksa penegak hukum, mampus koe mengko! Urusan anggaran rak keluar, anggaran opo??? Jangan sampe dicari koe, rak iso kasih pertanggung jawabkan omonganmu! #admin," balas akun tersebut.
Balasan tersebut memicu keriuhan di media sosial, dan banyak netizen yang mengkritik sikap akun Instagram Bupati Pekalongan tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Fadia Arafiq menyatakan bahwa akun Instagram miliknya dikelola oleh admin, yang berusaha lebih sabar dalam menghadapi komentar warganet.
"Admin lebih sabar saja, kalau ada netizen yang model begitu, didiamkan saja. Nggak usah ditambahin," ujar Fadia melalui ajudannya, Aul, pada Rabu (5/3).
Lebih lanjut, Fadia juga menyebutkan bahwa komentar pedas semacam itu mungkin masih dipengaruhi oleh sisa-sisa ketegangan pasca kontestasi Pilkada.
"Maklum baru selesai pilkada, pasti ada yang sakit hati karena kalah atau ada yang suka ke kita, juga ada yang nggak suka.
Disenyumin saja, kalau keterlaluan didiamkan," kata Fadia.
Peristiwa ini mengundang berbagai reaksi dari netizen, yang menilai bahwa sebagai pejabat publik, Fadia harus lebih berhati-hati dalam menyikapi kritik dari masyarakat.
(kp/n14)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan proses ekstradisi tersangka kasus korupsi eKTP, Paulus Tannos, masih terus berjal
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyerahkan hasil kajian terkait tata kelola program prioritas pemerintah Makan Bergizi
HUKUM DAN KRIMINAL
BEKASI Seorang sopir mobil operasional berstiker Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Wawan Supandi (56), ditangkap polisi setelah me
HUKUM DAN KRIMINAL
CIBINONG Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Ferdy Sambo, dikabarkan tengah mengikuti program pendidikan m
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan menangkap seorang kurir narkoba berinisial SA (36) yang kedapatan membawa 10 kilogram sabu d
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat toleransi dan semangat k
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemulihan infrastruktur di tiga provinsi terdampak bencana hidrometeorologiAceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Baratterus menun
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat program peningkatan status Puskesmas menjadi fasilitas rawat inap d
KESEHATAN
TAPTENG Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya menata kembali ekosistem wila
PEMERINTAHAN