Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima sekitar 15 laporan dari masyarakat terkait dugaan pungutan liar (pungli) dalam pengurusan administrasi kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
Laporan tersebut diterima langsung melalui pesan pribadi di akun Instagram maupun aplikasi WhatsApp milik Eri.
"Ada sekitar 15 laporan (dugaan pungli) yang saya terima. Tapi ini mau saya hubungi dulu karena tidak ada bukti, cuma hanya menyampaikan saja. Maka saya ingin ada buktinya, atau kalau tidak ada buktinya, dia (pelapor) mau jadi saksi," ujar Eri kepada wartawan, Jumat (12/9).
Salah satu laporan yang telah ditindaklanjuti berasal dari warga Kelurahan Kebraon, Kecamatan Karang Pilang.
Untuk memastikan informasi tersebut, Eri menginstruksikan lurah dan camat setempat menemui oknum Ketua RT yang dilaporkan melakukan pungli bersama oknum pegawai kelurahan.
"Lurah dan camatnya sudah saya minta menemui oknum tadi, yang join dengan pegawai kelurahan. Itu untuk memastikan benar atau tidaknya ada pungli," tegas Eri.
Dari 15 laporan yang diterima, nominal pungutan liar yang dilaporkan bervariasi, mulai dari Rp500 ribu hingga Rp1,5 juta.
Seluruh laporan tersebut umumnya terkait pengurusan Adminduk, yang seharusnya bersifat gratis sesuai aturan.
"Ada yang Rp500 ribu, ada yang Rp1 juta, ada juga yang Rp1,5 juta. Ini jelas merugikan masyarakat dan mencederai pelayanan publik yang seharusnya bersih," ungkapnya.
Eri menegaskan bahwa bagi ASN maupun pengurus RT/RW yang terbukti melakukan pungli akan diberikan sanksi tegas.
Bagi kasus yang terjadi sebelum penandatanganan komitmen integritas, akan dilakukan pemeriksaan melalui inspektorat.
Namun, untuk pelanggaran setelahnya, sanksi pemecatan langsung akan dijatuhkan.
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL