Ia menegaskan keyakinannya bahwa pembangunan IKN akan berjalan sesuai rencana dan tidak akan terbengkalai.
"Rasanya nggak akan jadi kota hantu. Kalau ekonominya jadi bagus, uang saya akan banyak. Jadi Anda nggak usah takut," ujar Purbaya usai menghadiri rapat bersama Komite IV DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/11/2025).
Purbaya meminta publik untuk tidak mudah percaya dengan prediksi negatif dari pihak luar negeri. "Jangan dengar prediksi orang luar, sering salah kok," tegasnya.
Menurutnya, pemerintah terus memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur dan perumahan di kawasan IKN. Ia menyebut sejumlah proyek hunian dan fasilitas publik sudah mulai berjalan.
"Harusnya sudah mulai jalan tuh bangunan rumahnya," kata dia.
Sebelumnya, media asal Inggris The Guardian mempublikasikan laporan yang menyebut pembangunan IKN berpotensi melambat hingga berisiko menjadi ghost city.
Dalam laporannya, Guardian menyoroti penurunan alokasi pendanaan pemerintah serta minimnya realisasi investasi swasta di ibu kota baru.
Media tersebut menyebut anggaran pemerintah untuk IKN dipangkas dari 2 miliar pound sterling pada 2024 menjadi 700 juta pound pada 2025, dan hanya 300 juta pound yang dialokasikan pada 2026—sepertiga dari kebutuhan yang diajukan.
Selain itu, investasi swasta dikabarkan menurun lebih dari 1 miliar pound dari target awal. Saat ini, sekitar 2.000 aparatur sipil negara (ASN) dan 8.000 pekerja konstruksi tinggal di kawasan IKN, jauh dari target 1,2 juta penduduk pada 2030.
"Blok apartemen, gedung kementerian, rumah sakit, jalan, sistem air, dan bandara telah dibangun, namun sebagian besar kota masih dalam tahap konstruksi," tulis laporan Guardian.
Menkeu Purbaya menilai laporan tersebut tidak menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan. Pemerintah, kata dia, tetap berkomitmen untuk menuntaskan pembangunan IKN sesuai dengan visi jangka panjang Presiden Prabowo Subianto.
Sebelumnya, Presiden Prabowo memastikan bahwa IKN akan mulai berfungsi sebagai ibu kota politik Indonesia pada tahun 2028, dengan tahapan pembangunan yang dilakukan secara bertahap dan realistis.
"Proyek ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga simbol transformasi menuju Indonesia yang lebih merata dan berkelanjutan," tutup Purbaya.*
(in/M/006)
Editor
:
Media Asing Sebut IKN Kota Hantu, Purbaya Balas: “Jangan Percaya, Sering Salah Kok!”