BREAKING NEWS
Rabu, 13 Mei 2026

Kepala Bappisus Ajak Elite Bangsa Kompak di Tengah Tekanan Global, Singgung Stabilitas Ekonomi

Nurul - Selasa, 05 Mei 2026 18:22 WIB
Kepala Bappisus Ajak Elite Bangsa Kompak di Tengah Tekanan Global, Singgung Stabilitas Ekonomi
Kepala Badan Pembinaan Khusus, Aris Marsudiyanto memberikan keterangan pers kepada awak media di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa, 5 Mei 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto mengajak seluruh elemen elite bangsa untuk menjaga kekompakan dalam menghadapi dinamika dan tantangan global yang semakin kompleks.

Hal itu disampaikan Aris usai menghadiri pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/5/2026), yang juga diisi dengan agenda makan siang bersama sekaligus evaluasi program prioritas pemerintah.

"Ya, tadi makan siang bersama Bapak Presiden, sekaligus evaluasi program-program yang sudah berjalan," ujar Aris kepada wartawan.

Baca Juga:

Dalam kesempatan tersebut, Aris menyinggung capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen secara year-on-year berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Ia menyebut capaian itu menjadi indikator positif dari jalannya program pemerintah.

"Alhamdulillah pertumbuhan ekonomi kita 5,61 persen, ini menunjukkan program berjalan dengan baik," katanya.

Aris juga menekankan pentingnya peran elite bangsa, akademisi, hingga pengamat untuk menyampaikan kritik secara konstruktif di tengah keterbukaan demokrasi. Menurutnya, Presiden Prabowo selalu membuka ruang dialog dengan publik.

"Silakan menyampaikan kritik dengan cara yang baik, ada kritik, ada penghinaan, ada provokasi, itu harus dibedakan," ujarnya.

Ia turut mengingatkan bahwa pemerintah saat ini tengah fokus pada agenda pembangunan nasional di tengah ketidakpastian global. Karena itu, ia meminta seluruh pihak untuk menjaga stabilitas dan tidak memperkeruh suasana dengan isu-isu yang tidak substansial.

"Bangsa kita sedang membangun di tengah situasi global yang tidak mudah. Mari kita kompak, terutama para elite," tegasnya.*

(d/dh)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Saham Bank & Konglomerasi Jadi Mesin IHSG, Bursa Tembus Level 7.000
Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I 2026, Pemerintah Sebut Lepas dari Stagnasi 5 Persen
129 ASN Tanjab Timur Pensiun hingga Akhir 2026, 70 Persen di Antaranya Guru
Sinergi Pemko Tanjungbalai, BPS dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026: Data Akurat Jadi Kunci Kebijakan Tepat Sasaran
RI Hentikan Impor Beras, Pemerintah Klaim Harga Pangan Dunia Ikut Mengalami Penurunan
Rupiah Melemah ke Rp17.394 per Dolar AS, Sentimen Global dan Kontraksi Manufaktur Jadi Pemicu Utama
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru