Tembok Rumah hingga Hotel Rusak di Maumere-Labuan Bajo, DPR Dorong Percepatan Evakuasi Korban Gempa NTT
JAKARTA Pimpinan DPR RI menyampaikan duka cita atas gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT). Wakil Ketua DPR RI S
NASIONAL
LANGKAT – Di tengah derasnya arus modernisasi yang terus berkembang, upaya pelestarian budaya daerah dinilai semakin penting untuk menjaga identitas dan warisan leluhur.
Semangat itu tercermin dalam Pagelaran Seni Silat Melayu Langkat yang digelar di Kabupaten Langkat, Kamis, 25 Juni 2026.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Media Sejarah Langkat tersebut menjadi momentum kebangkitan budaya Melayu sekaligus upaya merawat marwah dan warisan peradaban yang telah lama tumbuh di Tanah Bertuah Langkat.Baca Juga:
Pagelaran seni budaya itu tidak hanya menampilkan keindahan gerak silat Melayu sebagai warisan leluhur, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk lebih mengenal sejarah, adat istiadat, serta identitas budaya Melayu yang menjadi bagian penting dari perjalanan masyarakat Langkat.
Pada kesempatan tersebut, Abdul Rasyidin Pane menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai memiliki nilai strategis dalam menjaga kelestarian budaya daerah.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga menjadi sarana pembinaan generasi muda sekaligus memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya Melayu.
"Menurutnya, menjaga budaya merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, karena budaya adalah akar yang memperkuat eksistensi suatu bangsa dalam menghadapi tantangan globalisasi."
Abdul Rasyidin Pane juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pagelaran Seni Silat Melayu Langkat.
Menurutnya, keberadaan kegiatan budaya seperti ini sangat penting untuk memastikan nilai-nilai tradisi tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.
Selain menjadi bagian dari seni bela diri tradisional, silat Melayu juga mengandung nilai-nilai luhur seperti disiplin, penghormatan kepada sesama, keberanian, serta semangat menjaga kehormatan diri dan budaya.
Karena itu, pelestarian seni silat tidak hanya berkaitan dengan menjaga tradisi, tetapi juga membangun karakter generasi muda agar tetap memiliki jati diri yang kuat di tengah pengaruh budaya global.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah sebagai bagian dari kekayaan bangsa Indonesia.
Pagelaran Seni Silat Melayu Langkat pun diharapkan menjadi agenda budaya yang terus berkembang dan mampu melahirkan generasi penerus yang bangga terhadap sejarah, adat istiadat, serta identitas Melayu yang telah diwariskan oleh para pendahulu.* (ad)
JAKARTA Pimpinan DPR RI menyampaikan duka cita atas gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT). Wakil Ketua DPR RI S
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan persiapan upacara peringatan HUT ke81 Kemerdekaan Republik Indon
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Ketua DPRD Kuantan Singingi (Kuansing) Juparizal dan Penjabat (Pj) Sekretaris Daera
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto membawa delapan warga Indonesia
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan alasan Presiden Prabowo Subianto menyiapkan strategi dokter ter
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menghadiri opening ceremony peringatan Hari Damai Aceh (HDA) ke21 di Balai Meuseuraya
PEMERINTAHAN
Oleh Yakub F. IsmailMENGINJAK usia 81 tahun, Indonesia kini tidak lagi berada pada tahap mempertahankan kemerdekaan, melainkan sedang memas
OPINI
JAKARTA Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka, perempuan dinilai masih menghadapi sejumlah tantangan untuk mendapatkan ruang yang s
NASIONAL
KUTAI KARTANEGARA PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menggelar pemeriksaan kesehatan mata bagi pelajar sekolah dasar di wilayah Delta Mahak
KESEHATAN
NAGEKEO Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat gempa magnitudo (M) 7,7 yang menggunc
PERISTIWA