BREAKING NEWS
Senin, 20 Juli 2026

Hatonduhan Jadi Prioritas, Bupati Simalungun Siapkan Anggaran Miliaran untuk Infrastruktur

Azryn Marida - Minggu, 19 Juli 2026 12:40 WIB
Hatonduhan Jadi Prioritas, Bupati Simalungun Siapkan Anggaran Miliaran untuk Infrastruktur
Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih melaksanakan kunjungan kerja ke Nagori Saribu Asi, Kecamatan Hatonduhan pada Jumat (17/7/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SIMALUNGUN Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menegaskan komitmennya mempercepat pembangunan infrastruktur di Kecamatan Hatonduhan. Hal itu disampaikan saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Nagori Saribu Asi, Jumat (17/7/2026), dengan membawa berbagai program pelayanan publik dan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Simalungun Bona Uli Rajagukguk, Jefra Hasudungan Manurung, serta jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Kehadiran rombongan disambut antusias warga yang selama ini berharap adanya percepatan perbaikan akses jalan dan peningkatan pelayanan pemerintah.

Selain berdialog dengan masyarakat, Pemkab Simalungun menghadirkan berbagai layanan terpadu, mulai dari administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan keluarga berencana (KB), pemutakhiran data kepesertaan BPJS Kesehatan, hingga layanan bantuan sosial.

Baca Juga:

Untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar pasar murah dengan menyediakan 1 ton beras, 360 liter minyak goreng, serta 100 papan telur. Sementara Dinas Sosial menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga yang membutuhkan.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan secara langsung dokumen kependudukan berupa Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), serta bantuan sembako kepada sejumlah warga.

Anton Achmad Saragih mengatakan pelayanan publik harus semakin mudah dijangkau masyarakat hingga ke tingkat nagori. Ia juga menyoroti masih ditemukannya data administrasi kependudukan yang belum diperbarui, termasuk kasus akta kematian yang baru diurus bertahun-tahun setelah warga meninggal dunia.

"Saya menemukan ada warga yang sudah meninggal 10 tahun lalu, tetapi baru sekarang diurus akta kematiannya. Hal seperti ini menjadi perhatian serius kita agar pelayanan administrasi semakin baik," ujar Anton.

Bupati juga meminta seluruh petugas lebih aktif memberikan pendampingan kepada masyarakat, terutama kelompok lanjut usia, termasuk dalam pengurusan dokumen kependudukan dan kepesertaan jaminan sosial.

Di bidang pembangunan, Pemkab Simalungun telah menyiapkan sejumlah program prioritas di Kecamatan Hatonduhan. Fokus utamanya adalah percepatan pembangunan dan rekonstruksi jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Beberapa proyek yang akan dikerjakan meliputi rekonstruksi Jalan TMMD Nagori Tangga Batu sepanjang 321 meter senilai Rp1 miliar, Jalan Parhundalian Jawadipar sepanjang 115 meter senilai Rp300 juta, Jalan Simpang Hatonduhan–Tangga Batu sepanjang 1.720 meter dengan anggaran Rp7 miliar, serta Jalan Huta V Saribu Asi sepanjang 242 meter senilai Rp200 juta.

Selain pembangunan jalan, pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran untuk sektor pertanian melalui bantuan alat mesin pertanian berupa satu unit Corn Sheller Mobile, rehabilitasi jalan usaha tani di beberapa nagori, serta peningkatan fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan.

Program tersebut mencakup pembangunan sarana dan prasarana SMP Negeri 2 Hatonduhan, revitalisasi Puskesmas Pembantu Tangga Batu, serta pembangunan Puskesmas Pembantu Parhundalian Jawadipar.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Simalungun, Bona Uli Rajagukguk, menilai kunjungan kerja tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan hingga ke pelosok kecamatan.

Ia menjelaskan, meski kondisi anggaran daerah masih terbatas, Bupati Simalungun terus membangun komunikasi dengan pemerintah pusat sehingga daerah memperoleh tambahan anggaran untuk mendukung pembangunan infrastruktur.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jefra Hasudungan Manurung menilai perbaikan jalan menjadi kebutuhan mendesak karena berdampak langsung terhadap aktivitas pendidikan, pertanian, hingga akses menuju kawasan Danau Toba yang berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat.

Melalui kunjungan kerja ini, Pemerintah Kabupaten Simalungun menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat kepada masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur demi mendorong pemerataan pembangunan dan kesejahteraan warga di seluruh wilayah Kabupaten Simalungun.* (dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Curhat Warga Nias Barat Didengar Bobby, Nelayan hingga Infrastruktur Dapat Solusi
Rp240 Triliun Selama 6 Tahun! Pemerintah Siapkan Dana Jumbo untuk Kopdes Merah Putih
Transaksi Koperasi Desa Merah Putih Tembus Rp56,8 Miliar, Pupuk Jadi Komoditas Penjualan Terbesar
Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Wakil Bupati Batu Bara Ajak ASN Bekerja Tulus dan Berintegritas
DPRD Ketok Palu! Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Resmi Jadi Perda Tanjungbalai
Bupati Asahan Dorong Sinergi PKK dan OPD, Minta Program Pemberdayaan Keluarga Berjalan Maksimal
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru