BREAKING NEWS
Kamis, 03 September 2026

Gunung Sinabung Naik Level III, Bobby Nasution: Evakuasi Warga Harus Dipercepat

Abyadi Siregar - Selasa, 01 September 2026 21:57 WIB
Gunung Sinabung Naik Level III, Bobby Nasution: Evakuasi Warga Harus Dipercepat
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution saat memimpin rapat koordinasi penanganan darurat erupsi bersama Forkopimda di Pos PGA Sinabung, Simpang Empat, Kabupaten Karo, Selasa, 1 September 2026. (foto: Diskominfo Sumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menginstruksikan percepatan evakuasi warga yang berada di wilayah zona bahaya Gunung Sinabung.

Instruksi itu disampaikan setelah status gunung api tersebut naik dari Level II atau Waspada menjadi Level III atau Siaga.

Bobby Nasution menegaskan keselamatan warga harus menjadi prioritas utama.

Baca Juga:

Ia juga meminta pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memastikan kebutuhan masyarakat selama proses evakuasi terpenuhi.

Instruksi tersebut disampaikan Bobby saat memimpin rapat koordinasi penanganan darurat erupsi bersama Forkopimda di Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Sinabung, Simpang Empat, Kabupaten Karo, Selasa, 1 September 2026.

Dalam rapat itu, Bobby Nasution meminta evakuasi masyarakat, terutama warga yang berada di zona merah, dilakukan secara menyeluruh.

Langkah tersebut diperlukan untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung.

"Utamakan keselamatan jiwa. Untuk masyarakat di zona rawan, sosialisasikan dengan gencar. Jika aktivitas semakin meningkat, gunakan opsi imbauan tegas, bahkan kalau perlu dipaksa demi kebaikan dan keselamatan mereka," tegas Bobby Nasution.

Selain evakuasi, Bobby Nasution meminta fasilitas di tempat pengungsian disiapkan secara maksimal.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, kata dia, siap memberikan dukungan berupa logistik, peralatan evakuasi, hingga kebutuhan operasional personel di lapangan.

"Jangan setengah-setengah memberikan fasilitas untuk masyarakat di pengungsian. Gunakan anggaran dengan baik, sediakan fasilitas yang layak dan nyaman," tambahnya.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status Gunung Sinabung menjadi Level III atau Siaga sejak 31 Agustus 2026 pukul 12.30 WIB.

Keputusan tersebut diambil setelah Gunung Sinabung memuntahkan kolom abu setinggi 3.500 meter dari puncak.

Aktivitas gempa vulkanik juga tercatat berlangsung secara berkelanjutan.

Kepala Pos PGA Sinabung Armen Putra mengatakan hasil pengamatan visual dan seismik menunjukkan adanya pergerakan magma menuju permukaan.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi membongkar kubah lava sisa erupsi sebelumnya.

"Tadi malam terekam hotspot, artinya lava sudah sampai ke permukaan. Jika pembentukan kubah lava baru tertahan dan tekanan gempa dari dalam terus meningkat, ini bisa membongkar kubah lava lama dan berpotensi memicu erupsi yang cukup besar seperti tahun 2019 dan 2020," terang Armen.

Seiring kenaikan status tersebut, PVMBG menetapkan rekomendasi zona bahaya baru.

Zona tersebut meliputi radius 3 kilometer dan sektoral hingga 6 kilometer untuk wilayah sektor timur dan selatan.

Bupati Karo Antonius Ginting melaporkan evakuasi utama difokuskan pada Desa Kuta Tengah.

Desa tersebut secara geografis dikelilingi zona merah berdasarkan penyesuaian zona bahaya hingga 6 kilometer.

"Rencana total warga yang dievakuasi dari Desa Kuta Tengah mencapai 140 KK atau sekitar 684 jiwa. Hingga siang ini, lebih dari 260 jiwa telah digeser secara bertahap menuju lokasi pengungsian di Gedung Korpri dan Jambur Desa Suka Nalu," ujar Antonius.

Pemkab Karo bersama TNI-Polri juga menyiagakan armada angkutan untuk mengantisipasi warga yang masih berada di ladang pada siang hari.

Sistem antar-jemput disiapkan agar warga dapat meninggalkan kawasan rawan dengan lebih aman.

Sementara Desa Payung yang berada di luar zona evakuasi utama tetap mendapat pemantauan.

Petugas menyiagakan kendaraan dan personel sebagai langkah antisipasi apabila aktivitas Gunung Sinabung meningkat.

Sebanyak 843 personel gabungan juga telah disiagakan.

Personel tersebut berasal dari berbagai unsur dan berada di bawah komando Kodim 0205/Tanah Karo serta Polres Tanah Karo.

Pemerintah juga mengambil sejumlah langkah untuk melindungi masyarakat dari dampak erupsi.

Salah satunya dengan meliburkan sementara kegiatan belajar mengajar di sejumlah sekolah yang berada dalam radius 6 kilometer.

Sekolah yang terdampak antara lain SD Guru Kinayan, SD Payung, SD Ndeskati, dan SMPN 1 Atap Payung.

Sekolah-sekolah tersebut dipersiapkan untuk menerapkan pembelajaran jarak jauh atau sekolah lapangan.

Selain itu, lebih dari 35.000 masker gratis telah dibagikan kepada masyarakat.

Petugas juga melakukan penyiraman abu vulkanik di sejumlah ruas jalan protokol di wilayah Berastagi.

Pemprov Sumut bersama pemerintah daerah menyiapkan dapur umum melalui Dinas Sosial, tenda darurat, mobil tangki air bersih, serta toilet portabel.

Jalur dan sejumlah objek wisata di sekitar kawasan rawan juga ditutup untuk umum. Salah satunya kawasan Danau Lau Kawar.

Kondisi cuaca juga menjadi perhatian pemerintah.

Kepala BBMKG Wilayah I Medan Hendro Nugroho mengingatkan adanya potensi hujan ringan hingga lebat di wilayah Karo pada sore dan malam hari selama 1–5 September 2026.

Hujan dengan intensitas tinggi dapat menimbulkan bahaya sekunder di sekitar Gunung Sinabung. Ancaman tersebut antara lain lahar dingin dan tanah longsor.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas dan tidak memasuki wilayah yang telah ditetapkan sebagai zona bahaya.

Keselamatan warga menjadi prioritas seiring masih terbukanya kemungkinan peningkatan aktivitas Gunung Sinabung.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bukan Cuma Kasih Pinjaman, Rico Waas Dorong PNM Cetak Usaha Ultra Mikro yang Berkelanjutan
Pemko Medan Gandeng PERKI Tingkatkan Kesadaran Warga soal Kesehatan Jantung
Wali Kota Medan Dorong PT KIM Genjot Investasi dan Buka Lebih Banyak Lapangan Kerja
Bupati Asahan Deklarasikan Pilkades Damai, 128 Cakades Diminta Siap Menang dan Kalah
Bupati Batu Bara Pimpin Rapat Forkopimda, Bahas Keamanan hingga Rencana PLTS
SDN 132406 Tanjungbalai Lolos Program Sahabat Sekolah Dasar 2026, Siap Bersaing di Tingkat Nasional
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru