BREAKING NEWS
Senin, 07 September 2026

Gempa Flores, Erupsi Krakatau, hingga Karhutla, Prabowo Wacanakan Gabung Badan Geologi dengan BMKG

Johan - Senin, 07 September 2026 19:27 WIB
Gempa Flores, Erupsi Krakatau, hingga Karhutla, Prabowo Wacanakan Gabung Badan Geologi dengan BMKG
Presiden Prabowo Subianto, saat memimpin rapat terbatas (ratas) penanganan bencana, Senin (7/9/2026). (Foto: Tangkapan Layar Sekretariat Presiden / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyinggung kemungkinan integrasi Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam upaya memperkuat pemantauan bencana. Wacana tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin rapat terbatas (ratas) penanganan bencana, Senin (7/9/2026).

Prabowo mengatakan Badan Geologi perlu mempererat kerja sama dengan pihak terkait dalam melakukan monitoring kondisi kebencanaan. Namun, dia belum menjelaskan secara rinci bentuk integrasi yang dimaksud.

"Kepala Badan Geologi nanti saya kira akan kerja sama lebih erat dengan yang lain ya, untuk monitoring. Nanti kita pikirkan apakah Badan Geologi itu harus diintegrasikan bersama BMKG ya, tapi ya nanti kita bahas itu," ujar Prabowo sebelum menutup rapat, dikutip dari siaran YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Juga:

Dalam ratas tersebut, Prabowo membahas sejumlah bencana yang terjadi di berbagai daerah Indonesia. Di antaranya gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Kita menghadapi berbagai keadaan karena bencana gempa di Flores, kemudian sekarang aktivitas Gunung Anak Krakatau, dan juga kebakaran hutan, dan asap yang masih menjadi masalah bagi kita semua," kata Prabowo.

Prabowo menilai kondisi geografis Indonesia yang berada di kawasan Cincin Api atau Ring of Fire membuat pemerintah harus selalu siap menghadapi berbagai potensi bencana alam.

"Ini adalah takdir kita. Negara yang berada di lingkaran api the Ring of Fire. Jadi ini membawa kita untuk kita harus siap menghadapi keadaan seperti ini setiap saat," ujarnya.

Karena menghadapi ancaman bencana yang beragam, Prabowo menekankan perlunya penguatan sistem monitoring dan kesiapsiagaan pemerintah. Evaluasi terhadap penanganan bencana juga dinilai penting agar respons pada kejadian berikutnya dapat dilakukan lebih baik.

Salah satu hal yang disoroti Prabowo adalah kebutuhan peningkatan anggaran untuk mitigasi dan penanganan bencana. Menurutnya, dukungan anggaran perlu diperkuat sebagai bagian dari langkah antisipasi.

"Berarti mungkin pelajaran juga bagi kita, bagi pemerintahan yang saya pimpin. Alokasi anggaran untuk mitigasi bencana harus kita tambah secara signifikan," tegas Prabowo.

Wacana integrasi Badan Geologi dan BMKG tersebut masih akan dibahas lebih lanjut. Belum ada penjelasan mengenai bentuk kelembagaan maupun mekanisme integrasi yang dimaksud Presiden.* (k/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Viral Matahari Merah di Medan, BMKG Bantah Terkait Abu Vulkanik: Ini Penyebab Sebenarnya
Penjelasan Pakar dan Badan Geologi Soal Erupsi Serentak 4 Gunung Api di Indonesia
Angin Berbalik Arah BMKG Prediksi Hujan 9-12 September Siap Luruhkan Abu Krakatau
Tembus Jalur Laut Kapolri Kirim 12 Kapal Bantuan Bencana NTT, Prabowo Lempar Pujian
Ini Takdir Kita, Prabowo Ingatkan Indonesia Harus Selalu Siap Hidup di Ring of Fire
Kejagung Siapkan 3 Jurus Hukum Hadapi Karhutla 2026, Apa Saja?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru