Enam Tahun Buron! Harun Masiku Belum Juga Ditemukan, KPK Buka Suara
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUHANBATU SELATAN – Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang siswi MTs Darul Muhsinin Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) berhenti sekolah setelah mengaku malu terus ditagih biaya rekreasi sebesar Rp 350 ribu oleh pihak sekolah. Video yang viral tersebut menampilkan siswi yang menangis dan menjelaskan alasan pengunduran dirinya.
"Untuk perpisahan jalan-jalan, ikut tidak ikut tetap bayar," ujar siswi tersebut dalam video yang beredar.
Menanggapi video yang viral, Sri Juliana Dasopang, Ketua Yayasan Darul Muhsinin, menjelaskan bahwa tidak ada paksaan terkait biaya rekreasi tersebut. Ia menyayangkan keputusan siswi untuk berhenti sekolah dan menegaskan bahwa pihak yayasan tidak memaksa siswi untuk mengikuti kegiatan tersebut.
"Tidak ada paksaan terkait pembiayaan rekreasi terhadap siswi tersebut," kata Sri Juliana dalam keterangannya, Jumat (25/7/2025).
Sri Juliana juga menambahkan bahwa siswi tersebut dikenal sebagai siswa berprestasi di sekolah, dan sangat disayangkan bahwa ia memutuskan untuk berhenti.
"Siswi ini berprestasi, jadi sangat disayangkan jika ia berhenti sekolah," jelasnya.
Pada Kamis (24/7/2025), pihak Yayasan Darul Muhsinin mengadakan mediasi yang difasilitasi oleh Kementerian Agama (Kemenag) Labusel. Mediasi ini bertujuan untuk menyelesaikan masalah yang muncul akibat viralnya video tersebut. Sri Juliana mengungkapkan bahwa pihak yayasan telah menawarkan agar siswi tersebut kembali bersekolah, namun tawaran tersebut ditolak oleh siswi yang merasa tidak nyaman lagi di sekolah tersebut.
"Kami sudah menawarkan untuk kembali bersekolah, namun siswi menolak karena merasa tidak nyaman," ungkap Sri Juliana.
Dalam video yang beredar, siswi tersebut juga mengungkapkan bahwa meskipun berhenti sekolah, ia tetap ingin melanjutkan pendidikan. Setelah berhenti, ia mulai bekerja namun masih berharap dapat kembali menempuh pendidikan.
"Masih (ingin melanjutkan sekolah lagi)," ujar siswi tersebut dalam video.
Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara (Sumut), Imam Mulhair, menjelaskan bahwa mediasi antara pihak sekolah, siswi, dan Kemenag Labusel tengah berlangsung. Namun, ia belum memberikan rincian lebih lanjut terkait penyelesaian masalah ini.
"Sudah (mengetahui), ya (sedang ada mediasi di Labusel soal siswi itu)," ujar Imam Mulhair.*
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan proses ekstradisi tersangka kasus korupsi eKTP, Paulus Tannos, masih terus berjal
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyerahkan hasil kajian terkait tata kelola program prioritas pemerintah Makan Bergizi
HUKUM DAN KRIMINAL
BEKASI Seorang sopir mobil operasional berstiker Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Wawan Supandi (56), ditangkap polisi setelah me
HUKUM DAN KRIMINAL
CIBINONG Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Ferdy Sambo, dikabarkan tengah mengikuti program pendidikan m
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan menangkap seorang kurir narkoba berinisial SA (36) yang kedapatan membawa 10 kilogram sabu d
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat toleransi dan semangat k
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemulihan infrastruktur di tiga provinsi terdampak bencana hidrometeorologiAceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Baratterus menun
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat program peningkatan status Puskesmas menjadi fasilitas rawat inap d
KESEHATAN
TAPTENG Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya menata kembali ekosistem wila
PEMERINTAHAN