BREAKING NEWS
Kamis, 23 April 2026

Guru di Pulau Terpencil Sampaikan Keluhan, Bobby Nasution Janji Perbaikan Sekolah dan Tunjangan Dacil 2026

Abyadi Siregar - Rabu, 26 November 2025 08:08 WIB
Guru di Pulau Terpencil Sampaikan Keluhan, Bobby Nasution Janji Perbaikan Sekolah dan Tunjangan Dacil 2026
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution didampingi Wakil Gubernur Surya dan Kadis Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga saat Dialog Interaktif secara daring bersama Kepala Sekolah SMAN 1 Satu Atap Pulau Simuk, Nias Selatan, Velisia La
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SUMATERA UTARA- Suara dari salah satu pulau terluar Sumatera Utara kembali menembus ruang kebijakan provinsi.

Dalam Dialog Interaktif Puncak Hari Guru Nasional 2025, Selasa, 25 November 2025, Kepala Sekolah SMAN 1 Satu Atap Pulau Simuk, Nias Selatan, Velisia Laia mengungkapkan langsung kepada Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution kondisi sekolahnya yang memprihatinkan.

Berbicara dari pulau yang kerap digambarkan sebagai salah satu titik paling terpencil di Sumut, Velisia menyebut bangunan sekolah mengalami kerusakan di banyak sisi, termasuk atap yang bocor dan mengganggu proses belajar mengajar.

Baca Juga:


"Kondisinya begini Pak, bangunannya kurang baik, atap bocor," ujar Velisia.

Selain infrastruktur, persoalan kesejahteraan guru juga menjadi sorotan.

Tanpa fasilitas perbankan, gaji guru di Pulau Simuk harus dibawa secara tunai dari pulau lain dan baru diterima jika cuaca memungkinkan.

Situasi tersebut kerap membuat pencairan gaji tertunda berhari-hari.

Mendengar aspirasi itu, Gubernur Bobby memberi respons cepat.

Ia memastikan renovasi total SMAN 1 Satu Atap Pulau Simuk akan dilakukan pada 2026.


"Keinginan kita, tahun depan SMAN 1 Satu Atap Pulau Simuk tak ada lagi bolong-bolong. Kita perbaiki," kata Bobby di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut.

Bobby juga mengumumkan tambahan tunjangan daerah terpencil (Dacil) bagi guru-guru di Simuk, termasuk kepala sekolah.

Janji itu disambut riuh tepuk tangan para guru yang hadir dalam acara tersebut.


"Untuk guru-gurunya akan kita tambah melalui tunjangan Dacil," ujarnya.

Soal lambatnya pencairan gaji, Bobby menegaskan perlunya layanan perbankan permanen di Pulau Simuk.

Ia meminta Bank Sumut segera membangun fasilitas, setidaknya mesin ATM, agar hak guru tidak lagi bergantung pada kondisi laut.


"Tak ada bank? Bank Sumut harus bangun. Jangan sampai cuaca menentukan gajian guru," tegasnya.

Wakil Gubernur Surya yang turut hadir menyapa guru dan murid dari Simuk, memberi semangat agar tetap konsisten membangun pendidikan meski berada di wilayah terpencil.


"Saya pernah jadi guru juga. Teruslah semangat mendidik anak-anak," ucapnya.

Ia juga mengingatkan para murid untuk tidak melupakan jasa guru, bahkan setelah mereka lulus.


"Jangan pernah bilang 'mantan guru'. Guru tetap guru, karena ilmu berasal dari mereka," kata Surya.

Dialog ini menjadi gambaran bagaimana kondisi pendidikan di pulau terluar seperti Simuk memerlukan intervensi cepat dan berkeadilan.

Pemerintah provinsi berjanji memperbaiki fasilitas, menambah tunjangan, dan membuka akses layanan bank sebagai bentuk pemerataan pelayanan publik.

Hadir pula Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, Staf Ahli I TP PKK Titiek Sugiharti, dan para pejabat OPD Pemprov Sumut.*


(um)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Hari Guru Nasional 2025, Bobby Nasution Tegaskan Perlindungan Profesi Guru di Tengah Maraknya Konflik di Sekolah
PUBG Jadi Instrumen Pemerataan Pendidikan, Nias Menjadi Zona Prioritas Pertama di Sumut
Hujan 3 Hari Putuskan Jalan Utama ke Onolalu, Anak Sekolah dan Aktivitas Ekonomi Terhenti
TKD Sumut Turun Rp4,7 Triliun, Gubernur Bobby Nasution Dorong Daerah Gunakan Skema Pembiayaan Alternatif
Kasatgas KPK AKBP Rossa Purbo Bekti Dilaporkan ke Dewas, Diduga Hambat Pemanggilan Bobby Nasution
Bobby Nasution Gandeng Tarekat Naqsabandiyah untuk Perkuat Gerakan Antinarkoba di Sumut
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru