Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini, Minggu 28 Juni 2026: Seluruh Wilayah Cerah Berawan
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Provinsi Bali akan mengalami cuaca cer
NASIONAL
PADANG — Sebuah insiden perusakan rumah doa umat Kristen terjadi di Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat pada Minggu (27/7/2025).
Dalam peristiwa tersebut, dua anak mengalami luka akibat pemukulan oleh sekelompok massa yang berusaha mengusir para pengunjung rumah doa.
Pendeta GKSI Anugerah Padang, F. Dachi, menjelaskan bahwa kejadian berlangsung secara tiba-tiba ketika sejumlah warga datang membawa kayu, batu, bahkan pisau, sambil menyerukan agar rumah doa tersebut dibubarkan.
Rumah doa ini digunakan sebagai tempat pendidikan agama bagi anak-anak Kristen yang menuntut ilmu di sekolah negeri, di mana pendidikan agama Kristen tidak diberikan secara resmi.
"Ada pemukulan pada jendela kaca, pelemparan kursi, dan kerusakan barang-barang di dalam rumah doa. Puluhan anak yang sedang belajar berlarian ketakutan. Dua anak mengalami cedera serius dan telah dilarikan ke rumah sakit," ujar Pendeta Dachi.
Pihak Kepolisian Daerah Sumatera Barat menyatakan telah menahan sembilan orang yang diduga terlibat dalam perusakan ini.
Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, menyampaikan bahwa penahanan dilakukan berdasarkan rekaman video viral yang beredar di media sosial.
"Identitas dan kronologi akan kami rilis lebih lanjut," tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Padang, Fadli Amran, mengungkapkan permintaan maaf atas insiden tersebut dan menegaskan bahwa peristiwa ini merupakan akibat miskomunikasi antara warga setempat.
Ia menegaskan komitmen pemerintah kota untuk menjaga kerukunan dan kebebasan beragama di Padang.
"Kami akan mengupayakan trauma healing bagi anak-anak dan warga yang terdampak melalui Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan," kata Fadli.
Kasus serupa pernah terjadi di Padang dua tahun lalu, dimana intimidasi dan perusakan terhadap rumah ibadah Kristen juga sempat terjadi.
Penasihat hukum masyarakat Nias, Yutiasa Fakho, menegaskan bahwa pihaknya akan menempuh jalur hukum untuk menindaklanjuti perusakan dan penganiayaan tersebut.
"Kami sudah memaafkan, tapi proses hukum akan tetap berjalan demi menjaga keberagaman dan kebhinekaan," tegas Yutiasa.*
(wh/a008)
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Provinsi Bali akan mengalami cuaca cer
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
NASIONAL
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di Provinsi Jawa Barat pada Minggu, 28 Juni
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Daerah Khusus Jakarta berpotensi menga
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Aceh akan mengalami hujan ringan
NASIONAL
MEDAN Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Sumatera Utara akan diguyur huj
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mulai mengambil langkah tegas untuk memberantas praktik pungutan liar (pungli) y
PARIWISATA
PARAPAT Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Sulaiman Harahap, menegaskan pentingnya kemitraan antara pemeri
PEMERINTAHAN
PARAPAT Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengapresiasi komitmen Forum Wartawan Pemprov Sumatera Utara (FWP) dalam memperkuat penye
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU Video yang menarasikan satu kompi anggota TNI membawa belasan ekor sapi milik warga di Desa Sei Siarti, Kecamatan Panai Teng
PERISTIWA