Qodari Ungkap Alasan Prabowo Perketat Pengawasan Ekspor Komoditas Strategis
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
MEDAN - Gubernur Bobby Nasution menegur PT Antar Lintas Sumatera (ALS) terkait ketidaksesuaian data manifest penumpang dalam kecelakaan bus ALS di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Bobby menyoroti jumlah penumpang yang tercatat dalam manifest perjalanan tidak sesuai dengan jumlah korban dalam insiden kecelakaan tersebut. Diketahui, manifest perjalanan hanya mencatat lima penumpang untuk rute Semarang-Medan.
Sementara dalam kecelakaan itu terdapat 14 penumpang dan empat kru bus yang menjadi korban.Baca Juga:
"Penumpang di manifest saat berangkat hanya lima, tapi saat kecelakaan jumlahnya belasan. Sekarang jadi bingung mencari penumpang yang tidak terdaftar di manifest, termasuk keluarganya dan bagaimana cara menghubunginya. Makanya saya minta hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi," ujar Bobby, Jumat (8/5/2026).
Menurut Bobby, ketidaksesuaian data manifest diduga karena bus masih mengambil penumpang di tengah perjalanan. Hal itu dinilai menyulitkan proses pendataan korban saat terjadi kecelakaan.
Ia menegaskan manifest penumpang merupakan dokumen penting dalam operasional transportasi umum, terutama untuk mempermudah proses identifikasi korban dan komunikasi dengan keluarga penumpang.
"Hal seperti itulah yang harus menjadi pembelajaran. Ke depan harus dikoreksi bagi kita semua," katanya.
Bobby juga meminta pengawasan terhadap perusahaan otobus diperketat. Menurutnya, pemeriksaan tidak hanya dilakukan terhadap kondisi kendaraan, tetapi juga terhadap sopir dan kru bus.
"Ke depan akan kami kaji. Semuanya harus dites, bukan hanya kelayakan kendaraan, tetapi juga sopir dan kru busnya. Kalau perlu, kita buat tes alkohol dan semacamnya. Jangan sampai yang tidak mampu secara fisik dan mental dipaksakan bekerja," tuturnya.
Saat ini, kata Bobby, pemerintah masih fokus pada proses identifikasi korban kecelakaan.
"Sekarang yang paling utama adalah proses identifikasi dulu, karena masih ada korban yang belum bisa diidentifikasi akibat kecelakaan dengan kendaraan yang mudah terbakar," pungkasnya.*
(mi/dh)
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
ANYER Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak akan mampu menangani seluruh penghitungan kerugian n
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak boleh tinggal diam terkait penahanan sejumlah
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kesiapan dana bantuan tahap lanjutan senilai lebih dari Rp1 triliun untuk mempercepat pemu
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan meluncurkan kebijakan baru yang menanggung penuh biaya pengobatan bagi warga yang menjadi korban kejahatan jala
PEMERINTAHAN
MEDAN Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat (SR) yang saat in
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 17.851 pekerja informal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) memberikan penghargaan berupa bonus beasiswa senilai Rp10 juta kepada mahasiswa dengan
PENDIDIKAN
JAKARTA Delegasi Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) atau Keuskupan Militer TNIPolri melakukan audiensi perdana ke Kedutaan Besar V
NASIONAL