Pegawai Bea Cukai Ahmad Dedi Diduga Terima Duit Suap Impor dan Cukai
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan penerimaan aliran uang oleh pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (D
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA — Keluhan terhadap layanan ATM di BRI Unit Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, kembali mencuat.
Nasabah menilai mesin ATM setor dan tarik tunai di kantor tersebut terlalu sering mengalami kerusakan, sehingga memicu kecurigaan adanya pembiaran yang secara tidak langsung menguntungkan layanan BRILink di sekitar lokasi bank.
Sejumlah nasabah mengaku kecewa karena gangguan ATM terjadi hampir setiap hari. Padahal, BRI Unit Tanjung Tiram diketahui memiliki jumlah nasabah dan aktivitas transaksi yang cukup tinggi.Baca Juga:
"Setiap kali datang, ATM setor tunai atau tarik tunai sering rusak. Kondisi ini sudah berlangsung lama dan terkesan dibiarkan," ujar seorang nasabah kepada wartawan, Kamis (14/5/2026).
Akibat ATM yang tidak berfungsi, banyak nasabah terpaksa melakukan transaksi melalui agen BRILink yang berada tidak jauh dari kantor BRI.
Namun, transaksi melalui BRILink dikenakan biaya tambahan yang akhirnya membebani masyarakat.
Nasabah pun mulai mempertanyakan keseriusan pihak bank dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Mereka menilai kerusakan ATM yang terus berulang tidak lagi bisa dianggap sebagai gangguan teknis biasa.
"Kalau kejadiannya sesekali mungkin bisa dimaklumi. Tapi kalau hampir setiap hari rusak, wajar kalau masyarakat curiga ada pembiaran. Ujung-ujungnya nasabah diarahkan transaksi ke BRILink dan harus bayar lagi," katanya.
Tak hanya itu, nasabah juga menyoroti minimnya penjelasan dari pihak bank ketika masyarakat mempertanyakan kondisi ATM.
Bahkan, petugas keamanan disebut kerap tidak mampu memberikan jawaban pasti terkait kapan mesin kembali normal.
Kondisi tersebut dinilai mencoreng kualitas pelayanan bank milik negara yang seharusnya mengutamakan kenyamanan dan kepentingan nasabah.
Para nasabah mendesak Kantor Wilayah BRI Sumatera Utara maupun Direksi BRI Pusat segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan di Unit Tanjung Tiram, termasuk menambah mesin ATM setor dan tarik tunai yang dinilai sudah tidak sebanding dengan tingginya aktivitas transaksi masyarakat.
"Jangan sampai masyarakat kecil terus dirugikan hanya karena buruknya pelayanan ATM. BRI harus hadir memberi solusi, bukan malah membiarkan nasabah menanggung biaya tambahan," tegas nasabah lainnya.*
(ad)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan penerimaan aliran uang oleh pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (D
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah pihak menanggapi kritik dari beberapa pengamat yang mendesak penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan alas
NASIONAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan alasan kenaikan pangkat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya menjad
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menetapkan kebijakan penyesuaian biaya tambahan bahan bakar atau fuel surcharge untuk tarif p
EKONOMI
KAZAN Pemerintah Indonesia dan Rusia menyepakati penguatan kerja sama di sektor energi, mulai dari pengembangan pembangkit listrik tenaga
NASIONAL
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa Jakarta masih berstatus sebagai ibu kota negara Republik Indonesia hingga diterbitkann
NASIONAL
BATU BARA Keluhan terhadap layanan ATM di BRI Unit Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, kembali mencuat. Nasabah menilai mesin ATM setor
PERISTIWA
JAKARTA Ombudsman Republik Indonesia menyoroti anggaran pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat senilai Rp27 miliar yang dikelola Ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen pada triwulan I2026 me
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi terkait fasilitas pembiayaan dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indo
HUKUM DAN KRIMINAL