BREAKING NEWS
Kamis, 03 September 2026

294 Santri Ponpes di Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, Ada Korban Meninggal?

Dharma - Selasa, 01 September 2026 22:57 WIB
294 Santri Ponpes di Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, Ada Korban Meninggal?
Ratusan santri dan santriwati Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SIDOARJO – Sebanyak ratusan santri dan santriwati Pondok Pesantren Manba'ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hingga Selasa malam, 1 September 2026, jumlah santri yang telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit mencapai 294 orang.

Para santri tersebut mengalami sejumlah keluhan kesehatan setelah menyantap makanan program MBG.

Baca Juga:

Di tengah penanganan para korban, beredar informasi yang menyebutkan adanya santri yang meninggal dunia.

Bahkan, kabar yang beredar menyebut belasan santri menjadi korban meninggal.

Namun, informasi tersebut belum terkonfirmasi.

Kepala Satgas MBG Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan telah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan kabar tersebut.

"Kami tanyakan ke BGN, tidak ada info soal santri yang meninggal dunia," kata Emil Dardak, Selasa (1/9/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun hingga pukul 21.37 WIB, total 294 santri telah mendapatkan penanganan di sejumlah fasilitas kesehatan.

Rinciannya, sebanyak 180 santri dirawat di RS Notopuro, 14 orang di RS Delta Surya, 58 orang di RS Siti Hajar, 13 orang di RS Pusura, 23 orang di RSU Aisyiyah St Fatimah Tulangan, lima orang di RS Pusdik Bayangkara, dan satu orang di RS Arafah Anwar Medika.

Jumlah tersebut masih dapat berubah seiring proses pendataan dan penanganan para santri.

Dugaan keracunan bermula ketika sejumlah santri mulai mengeluhkan kondisi tubuh mereka setelah melaksanakan shalat Ashar.

Keluhan yang dirasakan antara lain pusing dan mual.

Kondisi kemudian berkembang setelah waktu Maghrib, ketika ratusan santri mulai dibawa ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Menu MBG yang dikonsumsi para santri diketahui terdiri atas nasi putih, telur orak-arik, tempe bumbu Bali, tumis buncis baby corn, dan apel.

Belum diketahui secara pasti makanan atau faktor apa yang menyebabkan para santri mengalami gangguan kesehatan.

Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.

Situasi di Pondok Pesantren Manba'ul Hikam hingga Selasa malam masih dipenuhi wali santri yang menunggu informasi mengenai kondisi anak-anak mereka.

Sejumlah ambulans dan personel TNI-Polri juga disiagakan untuk membantu proses penanganan dan pengamanan di lokasi.

Sementara itu, santri yang dinilai dalam kondisi kesehatan stabil diminta kembali ke asrama.

Pemerintah dan pihak terkait masih melakukan penanganan terhadap para santri yang mengalami keluhan kesehatan.

Informasi mengenai kondisi seluruh korban, termasuk kabar adanya korban meninggal dunia, masih menunggu kepastian dari pihak berwenang.* (km/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
8 Komoditas Sudah Surplus, Benarkah Indonesia Telah Swasembada Pangan?
Gunung Sinabung Naik Level III, Bobby Nasution: Evakuasi Warga Harus Dipercepat
SDN 132406 Tanjungbalai Lolos Program Sahabat Sekolah Dasar 2026, Siap Bersaing di Tingkat Nasional
Heboh Sekolah Tak Libur Saat Darurat Asap demi Dapur MBG, Ini Kata Menkes!
Seng Panas Dipensiunkan! Menteri Ara Siap Lapor Prabowo soal Kesiapan UMKM Sukseskan Program Gentengisasi
Status Kolonel TNI Terduga Terlibat Korupsi MBG Masih Menggantung, Kejagung Kini Periksa 6 Saksi Baru
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru