Ketua DPRD Sumut Desak Dirut Pertamina Evaluasi Total Sumbagut, Soroti Antrean BBM yang Kian Parah
MEDAN Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Arni Sitorus mendesak Direktur Utama PT Pertamina segera melakukan evaluasi menyeluruh
POLITIK
JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menepis isu yang menyebutkan adanya kenaikan dana tunjangan reses untuk anggota DPR RI pada Oktober 2025.
Ia menegaskan bahwa dana reses bukanlah uang pribadi anggota dewan, melainkan digunakan sepenuhnya untuk kegiatan serap aspirasi di daerah pemilihan (dapil).
"Reses itu kan uangnya bukan untuk anggota dewan, tapi untuk kegiatan reses di dapil dengan berbagai kegiatan serap aspirasi masyarakat," kata Dasco, Sabtu (11/10/2025).Baca Juga:
Menurut Dasco, usulan besaran dana reses berasal dari Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI.
Anggota dewan hanya menjalankan kegiatan sesuai dengan tugas konstitusional dalam menyerap aspirasi warga di dapil masing-masing.
"Yang mengusulkan itu Kesekretariatan Jenderal," jelas politisi Partai Gerindra itu.
Lebih lanjut, Dasco menyebut bahwa dana reses sebesar Rp702 juta bukanlah hasil dari kebijakan kenaikan tunjangan, melainkan penyesuaian yang disepakati sejak awal periode DPR RI 2025–2029.
Sebelumnya, pada periode 2019–2024, dana reses tercatat sebesar Rp400 juta.
"Ini kan disesuaikan harga-harga juga dengan jumlah titik. Makanya jadi Rp702 (juta)," ungkap Dasco.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan reses tidak dilakukan setiap bulan, melainkan hanya 4 hingga 5 kali setahun, tergantung agenda kerja parlemen.
Terkait munculnya angka Rp756 juta yang sempat ditransfer ke beberapa anggota DPR, Dasco menjelaskan hal tersebut merupakan kesalahan teknis atau human error dari pihak Setjen.
Kekeliruan itu terjadi setelah DPR sempat membahas kemungkinan penambahan titik kunjungan reses, yang akhirnya dibatalkan.
"Dana ini kita juga enggak disetujui termasuk tunjangan rumah dibatalkan, penambahan titik kita juga enggak setujui," tegas Dasco.
Ia memastikan bahwa setelah rencana penambahan titik dibatalkan pasca unjuk rasa besar-besaran akhir Agustus 2025, pihak Setjen keliru mengira kebijakan tersebut tetap berlaku sehingga mentransfer dana lebih.
Setelah disadari, kelebihan transfer diminta untuk dikembalikan oleh para anggota.
Dengan penjelasan ini, Dasco berharap publik tidak salah persepsi mengenai penggunaan dana reses.
Ia menegaskan bahwa DPR RI terbuka terhadap pengawasan publik dan berkomitmen untuk menggunakan anggaran negara secara akuntabel dan transparan.
Isu kenaikan dana reses mencuat setelah muncul kabar bahwa dana kegiatan reses DPR RI ditransfer lebih besar dari yang telah ditetapkan.
Publik pun sempat mempertanyakan komitmen efisiensi anggaran di tengah berbagai tuntutan pemangkasan belanja negara.*
(km/a008)
MEDAN Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Arni Sitorus mendesak Direktur Utama PT Pertamina segera melakukan evaluasi menyeluruh
POLITIK
JAKARTA Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H.,
NASIONAL
MEDAN Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., me
NASIONAL
DELISERDANG Prestasi membanggakan kembali datang dari Sumatera Utara. Caroline Cicilia Nababan, siswi kelas I SD Negeri 18 Rantau Selata
PENDIDIKAN
BENER MERIAH Pemerintah pusat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di kawasan Tanah Gayo, Aceh. Dalam kurun wak
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bergerak cepat menindaklanjuti tambahan Dana Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 sebes
PEMERINTAHAN
MEDAN Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi motor penggerak lahirny
NASIONAL
MEDAN Kuliah umum Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (15/7/2026), diwarnai interup
NASIONAL
MEDAN Kuliah umum Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (15/7/2026), tak sekadar memb
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan mempertanyakan mekanisme verifikasi dalam proses seleksi Taruna Akademi Militer (Akmil)
NASIONAL