India Mulai Mengerem Impor, Ke Mana Arah Baru Ekspor Batu Bara Indonesia?
JAKARTA Industri batu bara Indonesia mulai menghadapi tantangan baru di tengah perubahan peta energi global. Penurunan permintaan dari I
EKONOMI
MEDAN — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara, Kahiyang Ayu, menyampaikan ucapan selamat kepada Rafatul Mulkiyah Mathius Fakhiri yang resmi dilantik sebagai Ketua TP PKK Provinsi Papua sekaligus Ketua Pembina Posyandu Provinsi Papua periode 2025–2030.Pelantikan berlangsung di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, pada Senin (13/10/2025).
Acara dipimpin langsung oleh Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, dan dihadiri oleh perwakilan TP PKK dari seluruh provinsi, baik secara langsung maupun daring.Baca Juga:
Kahiyang Ayu mengikuti prosesi pelantikan secara daring dari Ruang Oval Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman No. 41, Medan, dan menyampaikan apresiasi atas pelantikan tersebut."Atas nama TP PKK Provinsi Sumatera Utara, saya ucapkan selamat menjalankan tugas kepada Ibu Rafatul Mulkiyah Mathius Fakhiri.
Semoga TP PKK Provinsi Papua semakin maju dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Papua," ujar Kahiyang.
Ia juga berharap kepemimpinan baru TP PKK Papua dapat menjadi penggerak utama dalam pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, pemberdayaan perempuan, dan pelayanan posyandu di wilayah Papua.
Sementara itu, Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian menekankan bahwa pengangkatan Ketua TP PKK dan Ketua Posyandu Papua diharapkan dapat memperkuat upaya pemerintah dalam mengatasi berbagai tantangan sosial, mulai dari penanganan stunting, peningkatan pendidikan keluarga, layanan kesehatan dasar, hingga perlindungan keluarga."Papua menjadi perhatian kita bersama. Melalui kemitraan dan semangat gotong royong, kita akan menerapkan 10 Program Pokok PKK untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Tri Tito.
Tri juga menegaskan bahwa saat ini TP PKK telah terbentuk di seluruh provinsi, kabupaten/kota, hingga desa dan kelurahan, menjadikan PKK sebagai ujung tombak pelaksanaan berbagai program nasional, seperti penurunan angka stunting, pengendalian TBC, ketahanan pangan keluarga, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Saat ini PKK telah hadir di 38 provinsi, 500 kabupaten/kota, dan 83 ribu desa/kelurahan, dengan 6,3 juta kader PKK serta 1 juta kader posyandu. Ini merupakan kekuatan sosial yang sangat besar untuk mendukung program-program pemerintah," pungkas Tri.*
JAKARTA Industri batu bara Indonesia mulai menghadapi tantangan baru di tengah perubahan peta energi global. Penurunan permintaan dari I
EKONOMI
BANDA ACEH Pengamat ekonomi dan politik Aceh, Dr. Taufiq A. Rahim, menilai pengelolaan proyek gas raksasa Blok South Andaman harus tetap
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) kembali membuka kesempatan bagi masyarakat yang sedang mencari peke
NASIONAL
OlehEphraim NainggolanPEMERINTAH tengah menjalankan salah satu langkah perampingan terbesar dalam sejarah pengelolaan Badan Usaha Milik Neg
OPINI
LANGKAT Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara kembali menyalurkan bantuan sosial kepada anakanak panti asuhan. Kali ini
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo menyambut kedatangan Menteri Dalam Negeri (Mend
NASIONAL
JAKARTA Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengumumkan rencana pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) unggulan be
PENDIDIKAN
MEDAN Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Medan meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan melakukan evaluasi terhadap pengelolaan pendapatan
KESEHATAN
MEDAN Anggota Komisi E DPRD Sumatera Utara, Hendra Cipta, meminta penyelenggara Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) meninjau kembali kebijaka
NASIONAL
MEDAN Mantan Penjabat (Pj) Bupati Langkat, Faisal Hasrimy, dipastikan akan dimintai keterangan sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi p
HUKUM DAN KRIMINAL