BREAKING NEWS
Kamis, 14 Mei 2026

Ade Armando Bantah Fitnah Jusuf Kalla, Siap Hadapi Proses Hukum

Dharma - Selasa, 05 Mei 2026 17:20 WIB
Ade Armando Bantah Fitnah Jusuf Kalla, Siap Hadapi Proses Hukum
Kader PSI Ade Armando mengundurkan diri dari PSI saat jumpa pers di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026). (Foto: Adhfar Aulia Syuhada/detik)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Pegiat media sosial, Ade Armando, membantah tudingan telah memfitnah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla terkait unggahan video yang dipermasalahkan sejumlah pihak.

Pernyataan itu disampaikan Ade saat konferensi pers di Kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Jakarta, Selasa (5/5/2026). Ia menegaskan bahwa kritik yang ia sampaikan tidak memiliki maksud untuk memfitnah atau mengadu domba antarkelompok masyarakat.

"Kami tidak pernah memfitnah, menuduh Pak JK itu penoda agama. Kami tidak pernah melakukan itu," ujar Ade.

Baca Juga:

Ia menambahkan, seluruh pernyataannya merupakan bagian dari kebebasan berpendapat yang menurutnya memiliki dasar analisis, bukan bentuk provokasi.

Ade juga menantang pihak yang menuduhnya untuk menunjukkan bukti konkret atas dugaan tersebut, termasuk bagian video yang dianggap bermasalah.

"Silakan tunjukkan di bagian mana saya melakukan itu," tegasnya.

Lebih lanjut, Ade menyatakan siap menghadapi proses hukum jika memang dipanggil oleh aparat kepolisian untuk memberikan klarifikasi.

"Kalau saya dipanggil polisi, saya akan datang dan menjelaskan bahwa saya tidak pernah melakukan itu," katanya.

Sebelumnya, sekitar 40 organisasi masyarakat (ormas) Islam yang tergabung dalam Aliansi Ormas Islam Menjaga Kerukunan Umat melaporkan Ade Armando bersama beberapa pihak lainnya ke Bareskrim Polri terkait unggahan video ceramah Jusuf Kalla yang dinilai tidak utuh.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/185/V/2026/SPKT/BARESKRIM POLRI. Para pelapor menilai potongan video yang beredar telah menimbulkan interpretasi negatif dan berpotensi memicu keresahan antarumat beragama.*

(an/dh)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
KPK Periksa Sejumlah Pejabat dalam Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Sumut
Bawa 10 Dokumen Tebal ke Istana, Tim Reformasi Polri Siapkan Perubahan Besar untuk Presiden
Ade Armando Mundur dari PSI Usai Terseret Polemik Video JK, Pilih Jaga Nama Baik Partai
Komisi Reformasi Polri Serahkan 8 Rekomendasi ke Prabowo di Istana, Hasil Pembahasan Ditunggu
KPK Gelar Bimtek Anti Korupsi di Asahan, Dorong Penguatan Integritas dan Transparansi Pemerintahan Daerah
KSP Dudung Ungkap Potensi Celah Korupsi di Program MBG, Ada Dugaan “Jual Beli Titik” SPPG
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru