BREAKING NEWS
Senin, 18 Mei 2026

Sahroni Bongkar Alasan Prabowo Masih Pertahankan Listyo Sigit Jadi Kapolri

Adelia Syafitri - Senin, 18 Mei 2026 15:51 WIB
Sahroni Bongkar Alasan Prabowo Masih Pertahankan Listyo Sigit Jadi Kapolri
Arsip foto - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo berbicara dengan awak media di acara peringatan Hari Buruh di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (1/5/2025). (Foto: ANTARA/HO-Divisi Humas Polri)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto masih mempertahankan Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri hingga saat ini.

Menurut Sahroni, terdapat pertimbangan khusus yang membuat pemerintahan Prabowo tetap memberikan kepercayaan kepada Jenderal Listyo Sigit untuk memimpin Korps Bhayangkara, terutama terkait stabilitas keamanan nasional selama proses politik berlangsung.

"Tapi kan di kala sekarang misalnya Pak Listyo Sigit, itu kan ada kebutuhan khusus dari proses pemilihan Presiden sampai proses sekarang," kata Sahroni kepada wartawan, Senin (18/5/2026).

Baca Juga:

Ia menilai Polri di bawah kepemimpinan Listyo Sigit mampu menjaga situasi keamanan dan kenyamanan nasional, khususnya selama tahapan pemilu hingga pemerintahan berjalan.

"Dinilai Polri itu mumpuni secara baik kenyamanan dan keamanan yang dilakukan oleh Pak Sigit sendiri," ujarnya.

Meski demikian, Sahroni mengaku mendukung wacana pembatasan masa jabatan Kapolri maksimal dua hingga tiga tahun demi mendorong regenerasi di tubuh Polri.

Menurutnya, jabatan strategis seperti Kapolri idealnya memiliki batas waktu agar jenjang karier perwira tinggi Polri dapat berjalan lebih sehat dan terstruktur.

"Maksimal tiga tahun untuk regenerasi di bawahnya. Inilah yang terbaik," katanya.

Sebelumnya, Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) menegaskan tidak mengusulkan pembatasan masa jabatan Kapolri dalam rekomendasi reformasi kepada Presiden Prabowo.

Sekretaris KPRP Ahmad Dofiri menjelaskan pihaknya hanya mengusulkan pengaturan pola karier atau career path calon Kapolri agar regenerasi kepemimpinan Polri berjalan lebih optimal.

KPRP menilai calon Kapolri idealnya memiliki pengalaman lengkap mulai dari jabatan operasional, kewilayahan, hingga posisi strategis di Mabes Polri sebelum menduduki kursi pimpinan tertinggi Polri.*

(tm/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kapolda Metro Jaya Resmi Naik Pangkat Jadi Komjen, Kapolri Sebut Arahan Presiden Prabowo
PW HIMMAH Sumut Geruduk Polda, Desak Kapolri Tak Terima Banding Kompol DK Usai Putusan Kode Etik
PW HIMMAH Sumut Desak Kapolri Tolak Banding Kompol DK, Soroti Dugaan Pelanggaran Etik dan Asusila
Kapolri Instruksikan Jajaran Reskrim Ciptakan Rasa Aman dan Tegakkan Keadilan
Komisi Reformasi Polri Usul Aturan Baru Penanganan Demo, Tekankan Pendekatan Humanis
Mahfud MD Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden, Penempatan di Kementerian Dinilai Berisiko Dipolitisasi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru