Menuju Jakarta 500 Tahun: Mampukah Jadi Kota Global Tanpa Meninggalkan Warganya?
JAKARTA Jakarta akan memasuki usia 500 tahun pada 2027. Momentum tersebut menjadi titik penting bagi Jakarta setelah tidak lagi diposisi
NASIONAL
JAKARTA – Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi meminta Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menguji keabsahan ijazah S-1 Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Menurut Bonatua, pembuktian dokumen tidak cukup hanya dengan menunjukkan fisik ijazah dalam persidangan.
Bonatua menyampaikan hal tersebut saat berada di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2026). Pernyataan itu disampaikan merespons pihak Jokowi yang menyatakan siap menunjukkan ijazah dalam proses persidangan.
Menurut Bonatua, masyarakat awam tidak memiliki kemampuan untuk memastikan keaslian sebuah dokumen hanya dengan melihat bentuk fisiknya.Baca Juga:
"Kalau pun ditunjukkan ijazah itu, ya kita mau bilang apa, kita juga dengan mata telanjang tidak bisa memeriksa. Kami bahkan suruh beliau bawa itu ke ANRI, Lembaga Kearsipan Daerah Solo, Lembaga Kearsipan Daerah Jakarta, supaya diautentikasi secara layak dan patut," ujar Bonatua.
Ia mengatakan pemeriksaan melalui lembaga kearsipan diperlukan untuk melihat aspek administratif sekaligus autentikasi dokumen.
Bonatua merujuk pada Peraturan Kepala ANRI Nomor 1 Tahun 2023. Menurut dia, pemeriksaan arsip diperlukan untuk memastikan informasi dalam dokumen sesuai dengan sumber arsipnya.
"Apa bunyi peraturan itu? Arsip tahun 2005, arsip tahun 2010, 2012, 2014, 2019, itu fotokopi legalisirnya harus diperiksa informasinya oleh ANRI, benar gak informasinya. Setelah itu, dia akan memeriksa aslinya juga, sumber aslinya mana," katanya.
Bonatua menekankan pemeriksaan tersebut menurutnya penting untuk memastikan dokumen yang ditunjukkan memiliki sumber yang autentik.
"Jadi yes, kami tidak berhenti sampai hanya dikasih tunjuk saja ijazah itu. Serahkan dong ke ANRI. Toh kita juga publik di sini matanya awam, kita gak punya laboratorium. Bahkan pun saya juga tantang ini," ujar Bonatua.
Ia menilai pemeriksaan melalui lembaga kearsipan akan memberikan dasar yang lebih kuat dalam menilai keabsahan dokumen. Pemeriksaan, kata dia, juga dapat melibatkan laboratorium forensik apabila diperlukan.
"Kalau nanti pengadilan ditunjukkan, kita tidak bisa apa-apa, ya, kita tidak mengerti, kita mau menyanggah juga gak bisa, tapi kalau dia di ANRI, begitu ANRI periksa, katakanlah dia pakai laboratorium forensik, dia putuskan ini asli, kita bisa gugat," katanya.
Bonatua kemudian menyebut pihaknya akan mengambil langkah hukum apabila terdapat keputusan administratif yang menurutnya dapat dipersoalkan.
Pernyataan tersebut merupakan pandangan dan permintaan Bonatua dalam proses hukum yang sedang berlangsung. Keabsahan ijazah Jokowi sendiri menjadi bagian dari polemik yang tengah dibahas melalui sejumlah proses hukum dan pernyataan dari berbagai pihak.
Bonatua sebelumnya juga menyatakan keyakinannya terdapat persoalan hukum dalam proses legalisasi dokumen ijazah Jokowi.
Dalam perkara tersebut, pihak Jokowi telah menyampaikan sikap melalui kuasa hukumnya terkait dokumen yang menjadi polemik. Sementara proses hukum masih berjalan dan berbagai pihak memiliki kesempatan menyampaikan argumentasi serta bukti masing-masing.
Bonatua menegaskan pihaknya menginginkan pemeriksaan dilakukan melalui mekanisme yang dapat dipertanggungjawabkan secara administratif dan hukum, bukan sekadar berdasarkan penampakan fisik dokumen.
Dengan demikian, menurut Bonatua, hasil pemeriksaan lembaga yang berwenang dapat menjadi dasar yang lebih objektif dalam menilai dokumen yang dipersoalkan.* (in/dh)
JAKARTA Jakarta akan memasuki usia 500 tahun pada 2027. Momentum tersebut menjadi titik penting bagi Jakarta setelah tidak lagi diposisi
NASIONAL
JAKARTA Dua dari 26 tokoh yang diangkat Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) tidak hadir d
POLITIK
JAKARTA Direktur Law Firm Pedang Keadilan & Partners Zuhri Saifudin menilai Mahkamah Konstitusi (MK) memiliki peluang untuk mendiskualif
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menilai rangkaian perombakan pemerintahan Presiden Prabowo Su
POLITIK
MEDAN Video yang memperlihatkan seorang pedagang kaki lima (PKL) diduga dikeroyok sejumlah pria di kawasan depan Kampus Universitas Suma
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan tengah mengembangkan sistem pemerintahan digital yang memungkinkan masyarakat mengakses layanan publik melal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Mayjen TNI (Purn) Prof. H.C. Dr. Rido Hermawan mengajak masyarakat melihat kembali hubungan manusia dengan dirinya sendiri, sesa
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung belum menemukan indikasi keterlibatan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang dalam perka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Anwar Usman memilih tidak memberikan tanggapan mengenai perkara yang mempersoal
NASIONAL
OlehWerdha CandratrilaksitaRESHUFFLE lazimnya menjadi cara seorang presiden memperkuat kendali terhadap pemerintahannya. Menteri yang dinil
OPINI