BREAKING NEWS
Selasa, 20 Oktober 2026

Elektabilitas Prabowo Disebut Terus Menurun, Pengamat Ungkap Lima Faktor Penyebab

Administrator - Minggu, 18 Oktober 2026 10:56 WIB
Elektabilitas Prabowo Disebut Terus Menurun, Pengamat Ungkap Lima Faktor Penyebab
Presiden Prabowo Subianto. (foto: BPMI setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Namun, pada November 2025, angka elektabilitas Prabowo dilaporkan turun menjadi 34,9 persen.

Pada Februari hingga Maret 2026, angkanya kembali melandai ke 33,3 persen, seiring munculnya keluhan mengenai harga bahan pokok dan daya beli masyarakat.

Pada Juli 2026, elektabilitas Prabowo disebut merosot menjadi 14,5 persen.

Dalam periode tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi disebut sebagai salah satu figur alternatif yang menguat.

Sementara itu, pada Oktober 2026, angka elektabilitas Prabowo dilaporkan kembali turun menjadi 9,8 persen.

Tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah juga disebut berada di kisaran 45 persen.

Meski demikian, angka-angka tersebut perlu dibaca sesuai sumber survei, waktu pengumpulan data, metode penelitian, dan pertanyaan yang digunakan.

Elektabilitas atau tingkat keterpilihan berbeda dari tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah.

Kritik terhadap pemerintahan Prabowo juga disampaikan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Ketua Umum YLBHI Muhammad Isnur menilai kondisi pemerintahan setelah dua tahun berjalan semakin mengkhawatirkan.

"Dari pemantauan, dari pendampingan, dan dari indikator-indikator yang disampaikan oleh berbagai lembaga, baik itu lembaga ekonomi, lembaga hak asasi manusia, lembaga anti korupsi menunjukkan bahwa dua tahun pemerintahan Prabowo ini semakin mengkhawatirkan, semakin jeblok, dan semakin membuat situasi berat di semua lini," kata Isnur kepada wartawan, Sabtu (17/10/2026).

Isnur menyoroti sejumlah persoalan di bidang hukum dan kebijakan pemerintah.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polemik Ijazah Gibran Tak Berakhir Usai Putusan MK, Pengamat Sebut Peta Politik 2029 Makin Terbuka
Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran, YLBHI Sebut Pemerintahan Makin Jeblok dan Mengkhawatirkan
IHSG Anjlok Terparah Sejak Krisis 1998? Ini Pemicu dan Dampaknya
Harga Ayam di Pasar Rp40 Ribu, Peternak Hanya Terima Rp19 Ribu? Mentan Amran Soroti Dugaan Permainan Harga
5 Bulan Kematian Siswi Nias Utara Belum Terungkap, Hotman Paris 911 Siap Lapor Propam
INALUM Serahkan Bantuan kepada Masyarakat Terdampak Bencana Angin Puting Beliung di Kabupaten Toba
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru