44 Pendulang Emas Dievakuasi dari Pegunungan Bintang, TNI Sebut Ada Ancaman OPM
BOVEN DIGOEL Aparat gabungan yang dipimpin Komando Operasi TNI Habema mengevakuasi 44 pendulang emas dari Kampung Kawe, Distrik Awimbon,
PERISTIWA
Di era digital seperti sekarang, melacak keberadaan seseorang atau menemukan HP yang hilang bukanlah hal sulit. Berkat dukungan smartphone dan sejumlah platform berbasis lokasi, seperti WhatsApp dan Google Maps, pengguna dapat mengetahui posisi perangkat secara real-time, asalkan memenuhi syarat tertentu.
Fitur-fitur pelacakan ini banyak dimanfaatkan, tidak hanya untuk keamanan, tetapi juga untuk kepentingan personal seperti mengetahui lokasi pasangan, anggota keluarga, atau teman.
Melacak Lokasi via WhatsApp Web
WhatsApp ternyata menyimpan celah yang bisa digunakan untuk melacak IP Address dari orang yang sedang aktif mengobrol dengan kita melalui WhatsApp Web. Berikut langkah-langkahnya:
Buka WhatsApp Web dan masuk ke chat target.
Mintalah target mengirim pesan untuk memicu koneksi aktif.
Tekan tombol Ctrl + Alt + Del untuk membuka Task Manager.
Buka jendela "Run" dengan menekan Windows + R.
Ketik cmd lalu tekan Enter.
Pada jendela Command Prompt, ketik:
netstat
dan tekan Enter.
Catat alamat IP Address yang muncul.
Buka situs: ip-adress.com/ip_tracer
Masukkan IP yang didapat untuk mengetahui lokasi perangkat.
Catatan: Cara ini bekerja dengan lebih efektif saat hanya satu perangkat yang terhubung ke jaringan. Disarankan menutup aplikasi lain yang menggunakan internet agar data lebih akurat.
Melacak Lokasi dengan Google Maps
Jika pelacakan lewat WhatsApp terasa rumit, kamu bisa gunakan Google Maps, yang menyediakan fitur Berbagi Lokasi (Location Sharing):
Buka aplikasi Google Maps.
Pilih Berbagi Lokasi dari menu.
Minta pasangan atau orang terdekat mengaktifkan fitur berbagi lokasi ke akun Google milikmu.
Kamu bisa melihat pergerakan lokasi secara langsung dan akurat.
Bisa untuk Lacak HP Hilang
Metode pelacakan ini juga berlaku jika kamu ingin menemukan HP yang hilang, selama fitur lokasi diaktifkan dan perangkat masih terhubung dengan akun Google atau WhatsApp.
Dengan memanfaatkan teknologi yang sudah tersedia di genggaman tangan, kamu tak perlu repot-repot lagi memasang aplikasi tambahan. Cukup gunakan fitur dari aplikasi yang sudah umum digunakan, dengan tetap memperhatikan etika dan privasi.*
(d/j006)
BOVEN DIGOEL Aparat gabungan yang dipimpin Komando Operasi TNI Habema mengevakuasi 44 pendulang emas dari Kampung Kawe, Distrik Awimbon,
PERISTIWA
BANGKA BARAT Aktivitas tambang timah ilegal di kawasan Air Kadur, tepat di sekitar Jembatan Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok, Kabupaten
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan bantuan jaminan kesehatan kepada korban
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyerahkan langsung hadiah kepada pemenang kompetisi desain logo Hari Ulang Tahun (HUT)
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) terus mempercepat realisasi program Koper
EKONOMI
MEDAN Mantan Camat Medan Polonia, Irfan Asardi Siregar, dituntut pidana penjara selama 2 tahun dalam perkara dugaan korupsi anggaran bah
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pengadilan Militer Tinggi I Medan menguatkan putusan Pengadilan Militer I02 Medan terhadap anggota TNI, Sertu Riza Pahlivi, dalam
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya digitalisasi dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) sebagai upaya
PEMERINTAHAN
MEDAN Rombongan peserta dan ofisial Piala ASEAN Football Federation (AFF) U19 Championship 2026 mulai berdatangan ke Sumatera Utara men
OLAHRAGA
BANDA ACEH Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh mengintensifkan patroli malam
NASIONAL