JAKARTA - Spotify resmi mengakuisisi WhoSampled, komunitas basis data yang dikenal sebagai rujukan global untuk melacak penggunaan sampel musik. Pengumuman itu disampaikan pada Rabu, 19 November 2025.
Dalam kesepakatan ini, Spotify mengambil alih seluruh tim WhoSampled yang berbasis di London berikut basis data komunitasnya. Nilai akuisisi tidak diungkapkan.
Didirikan pada 2008, WhoSampled telah memetakan lebih dari 1,2 juta lagu dan hampir 622 ribu sampel yang digunakan dalam berbagai karya musik.
Data tersebut akan menjadi fondasi pengembangan fitur baru Spotify, termasuk alat identifikasi dan pengungkapan informasi musik seperti SongDNA.
Tim WhoSampled menyambut akuisisi ini dengan optimistis.
Mereka menilai Spotify memiliki visi yang sama dalam memaknai konteks sebuah karya musik.
"Spotify telah menunjukkan komitmen tulus terhadap misi kami, dan kami merasa WhoSampled berada di tempat yang tepat," tulis mereka dalam pernyataan resmi.
Aplikasi seluler WhoSampled disebut akan segera tersedia secara gratis.
Dalam pengumuman yang sama, WhoSampled memastikan bahwa platform dan mereknya akan tetap beroperasi meski berada di bawah naungan Spotify.
Integrasi data ke platformSpotify diharapkan menghasilkan peningkatan signifikan.
WhoSampled juga menjanjikan berbagai peningkatan layanan, mulai dari pengalaman pengguna hingga proses moderasi konten komunitas yang lebih cepat.
Mereka berharap akuisisi ini membuka peluang untuk memperluas fungsi platform sekaligus mempertahankan komunitas penggemar musik yang selama ini menjadi kekuatan utama WhoSampled.*
(v/um)
Editor
: Adelia Syafitri
Spotify Resmi Akuisisi WhoSampled, Perkuat Fitur Pelacakan Sampel Musik