26 WNI Ditangkap di Malaysia, Diduga Gunakan Identitas Palsu Demi Bekerja
JAKARTA Otoritas Malaysia menahan 26 warga negara Indonesia (WNI) dalam operasi penertiban dokumen ilegal di kawasan Glenmarie, Shah Ala
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH - Generasi yang lahir setelah 2015 diprediksi menjadi tonggak peradaban baru, di mana manusia dan teknologi tidak hanya berinteraksi secara fungsional, tetapi juga emosional.
Fenomena ini, yang disebut "Artificial Consciousness" atau kesadaran buatan, membuka babak baru dalam hubungan manusia dengan dunia digital.
Prof. Dr. Kamaruzzaman, akademisi dan praktisi dakwah, menekankan bahwa anak-anak digital ini bukan sekadar digital native, melainkan benar-benar terhubung dengan pikiran dan perasaan melalui algoritma yang tertanam dalam gaya hidup mereka.Baca Juga:
Menurutnya, hal ini bahkan memunculkan gejala "agama baru", yaitu keyakinan dan makna hidup yang dibentuk melalui data dan jaringan digital, bukan hanya ritual tradisional.
"Agama kini mulai dilihat sebagai jaringan, koneksi, dan integrasi digital, bukan sekadar simbol formal," ujar Prof. Kamaruzzaman dalam pengajian rutin Ahad subuh, 23 November 2025.
Pergeseran Fase Manusia
Prof. Kamaruzzaman memetakan fase-fase transformasi manusia:
Era Tradisional: Agama menjadi pusat kehidupan.
Era Modern: Agama mulai ditinggalkan, dianggap kuno.
Era Post-Modern: Kembali ke agama dalam format yang disesuaikan dengan teknologi, misalnya sekolah berbasis IT atau santri hafidz Qur'an digital.
Era Planetarian (Global-Connected Human): Anak-anak membangun identitas melalui ruang maya, imajinasi dan emosi mereka terekam dalam dunia digital.
Menurutnya, fase ini juga memengaruhi pola konflik dan interaksi manusia dengan bumi, yang terus bergeser menuju fase tiga.
Pada fase ini, manusia bahkan mulai menjajaki kemungkinan hidup di luar bumi, seperti Mars, sebagai bagian dari visi jangka panjang negara dan perusahaan teknologi.
AI dan Robotik Culture: Mitra atau Pengganti?
Prof. Kamaruzzaman menyoroti kecenderungan negara maju dalam memanfaatkan teknologi, di mana AI dan robotik mulai menggantikan peran manusia.
Bukan hanya karena efisiensi, tetapi juga akibat menurunnya populasi manusia di negara seperti Jepang dan Dubai.
"Robotik culture menjadi respons terhadap fase baru peradaban, di mana manusia semakin langka dan menua. Persiapan generasi baru sangat penting agar tidak tertinggal dalam lompatan zaman," tegasnya.
Fenomena ini memperlihatkan tantangan global: meskipun teknologi maju, ketimpangan sosial tetap terjadi jika rakyat tidak disiapkan menghadapi perubahan zaman.*
(um)
JAKARTA Otoritas Malaysia menahan 26 warga negara Indonesia (WNI) dalam operasi penertiban dokumen ilegal di kawasan Glenmarie, Shah Ala
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta mengabulkan permohonan pengalihan penahanan mantan Menteri Pendidikan, Ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, menyoroti polemik pelarangan pemutaran film dokumenter Pesta Ba
NASIONAL
SURABAYA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya bertujuan mengatasi pe
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan alasan pemerintah melibatkan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara
PERTANIAN AGRIBISNIS
MEDAN Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online (jud
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Polda Bali mengungkap asal 26 warga negara asing yang diamankan dari sebuah penginapan di kawasan Kuta, Bali. Mereka diduga dip
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob yang diperkirakan melan
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dilaporkan lima dokter ke Polda Metro Jaya atas dugaan penggunaan gelar akademik yang dini
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Klaim pemerintah mengenai pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,61 persen pada kuartal I 2026 menuai kritik dari kalangan akad
EKONOMI