KPK Sita SGD12.000 dari Ketua DPRD Kuansing, Diduga Terkait Aliran Dana Gratifikasi
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang sebesar 12.000 Dolar Singapura (SGD) dari Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Hari ini, Indonesia meratapi kepergian seorang tokoh yang dikenal luas dalam dunia BUMN, Tanri Abeng. Mantan Menteri BUMN itu meninggalkan kenangan mendalam bagi Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok. Dalam suasana haru, Ahok mengungkapkan kedekatannya dengan almarhum Tanri Abeng, yang lebih dari sekadar hubungan profesional.
“Orang banyak nggak tahu, Tanri Abeng ini saya panggil Om, karena dari keluarga bapak saya yang Bugis kan. Nah ini keluarga waktu papa saya meninggal pun saya pertama kenal Om Tanri itu waktu meninggal bapak angkat saya karena waktu habis mandi disembayangin duduk bareng gitu loh,” cerita Ahok kepada wartawan di Grogol, Jakarta Selatan, saat melayat ke rumah duka Tanri Abeng, Minggu (23/6/2024).
Ahok mengisahkan bahwa hubungannya dengan Tanri Abeng tidak hanya sebatas hubungan profesional di dunia BUMN. Mereka sering berdiskusi, terutama ketika Ahok menjabat sebagai Komut Pertamina.
“Saya nggak ubah meja posisi tempat duduk semua nggak saya ubah saya ikutin saja karna yah Om sendiri. Dan saya juga sering telepon malam-malam sharing ada berita Pertamina apa, dia suka telepon sharing. Saya kira berkat beliau juga kasih pengarahan macam-macam yah Pertamina tahun terakhir kita optimasi biaya cukup besar,” ungkap Ahok dengan penuh penghormatan.
Ahok juga mengenang nasihat dan dukungan yang diberikan Tanri Abeng kepadanya, terutama ketika posisi Ahok sebagai Komut Pertamina menggantikan Tanri Abeng. “Paling saya ingat beliau bilang gini, ‘kamu pasti bisa lebih hebat dari saya di Pertamina, bisa lakuin banyak hal’, saya bilang ‘kenapa Om, saya nggak mungkin setara dengan Om lah’ saya bilang gitu kan. Lalu beliau bilang gini ‘karena kamu teman presiden semua orang nurut katanya, jadi kalau saya perintah-perintah belum tentu orang nurut, kalo kamu kan nurut katanya nanti karena teman presiden’,” kenangnya dengan senyum.
Namun, kehilangan Tanri Abeng tidak hanya dirasakan dalam kapasitas personal Ahok, tapi juga dalam perjalanan karirnya di dunia BUMN. Ahok mengungkapkan bahwa Tanri Abeng memberikan arahan yang berharga, termasuk konsep Indonesia Incorporation, yang memberi pandangan lebih dalam mengenai peran BUMN sebagai elemen penting dalam perekonomian nasional.
“Saya dulu kan kenalnya juga manajer Rp 1 miliar, nah terus kebetulan kita sering kontak lah. Memang 3 bulan terakhir tak bisa kontak karena beliau lagi drop di Singapura,” tambah Ahok, mengenang perjalanan terakhir bersama almarhum.
Dalam momen berduka ini, Ahok tidak hanya mengenang Tanri Abeng sebagai seorang mentor dan sahabat, tetapi juga sebagai salah satu tokoh yang telah memberikan kontribusi besar dalam mengembangkan sektor BUMN di Indonesia. Semangatnya dan pandangannya akan tetap dikenang dalam perjalanan panjang BUMN di masa depan.
(N/014)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang sebesar 12.000 Dolar Singapura (SGD) dari Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyatakan dukungannya terhadap langkah Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas
NASIONAL
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah, Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, menjalani sidang lanjutan dengan agen
NASIONAL
JAKARTA Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa penanganan tiga perkara dugaan korupsi yang melibatkan PLN Batu Bara, ASA
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah barang bukti hasil penggeledahan rumah mewah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tiba di Markas Polda Metro
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah sebagai t
PEMERINTAHAN
ACEH TAMIANG Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan meninjau kesiapan Hunian Tetap (Huntap) Presisi di Desa Simpang Kanan, Kecamatan Kejuru
PERISTIWA
JAKARTA Akademisi sekaligus praktisi hukum Firman Wijaya menilai pelaku usaha jasa konstruksi membutuhkan perlindungan hukum yang proporsi
NASIONAL
BOGOR Proses pembongkaran brankas rahasia yang ditemukan polisi saat penggeledahan di sebuah rumah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jaw
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PAN Endang Agustina menyatakan dukungan penuh kepada Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (K
NASIONAL