BREAKING NEWS
Senin, 26 Januari 2026

Hidup Lebih Tenang dan Bermakna, Ini 9 Langkah Melawan Hawa Nafsu Menurut Islam

Adam - Minggu, 25 Januari 2026 08:01 WIB
Hidup Lebih Tenang dan Bermakna, Ini 9 Langkah Melawan Hawa Nafsu Menurut Islam
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Hawa nafsu merupakan dorongan kuat dari dalam diri manusia yang dapat mengarahkan perilaku pada hal-hal negatif jika tidak dikendalikan.

Dalam ajaran Islam, pengendalian hawa nafsu menjadi salah satu aspek penting untuk membentuk karakter dan menjaga akal sehat dari tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Menurut Al-Quran, surah Al Kahfi ayat 28, Allah SWT menegaskan pentingnya kesabaran dan menjauhi hawa nafsu:

Baca Juga:

"Dan bersabarlah engkau (Muhammad) bersama orang yang menyeru Tuhannya pada pagi dan senja hari dengan mengharap keridaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka karena mengharapkan perhiasan kehidupan dunia; dan janganlah engkau mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti keinginannya dan keadaannya sudah melewati batas." (QS. Al Kahf :28)

Dalam praktik sehari-hari, ada sejumlah langkah yang dianjurkan dalam Islam untuk melawan hawa nafsu:

1. Memperkuat Keimanan
Iman yang teguh menjadi benteng utama. Aktivitas spiritual seperti salat, doa, dan dzikir menenangkan hati dan memperkuat kontrol diri.

2. Mengendalikan Pikiran
Hawa nafsu sering berawal dari pikiran. Menjaga tontonan, bacaan, dan pergaulan yang positif mempersempit ruang bagi dorongan negatif untuk muncul.

3. Bergaul dengan Orang Baik
Lingkungan sosial berperan besar. Berada di sekitar orang-orang saleh atau bermoral tinggi membantu memperkuat tekad melawan hawa nafsu.

4. Melatih Pengendalian Diri
Latihan disiplin sederhana, menunda kesenangan, atau berpuasa, membangun ketahanan mental terhadap godaan.

5. Menyibukkan Diri dengan Aktivitas Positif
Waktu luang yang tidak terarah sering memicu hawa nafsu. Mengisi waktu dengan belajar, bekerja, olahraga, atau kegiatan sosial efektif mengalihkan perhatian.

6. Introspeksi dan Evaluasi Diri
Menilai kelemahan dan kesalahan diri secara rutin memperkuat komitmen untuk berubah dan mengendalikan dorongan negatif.

7. Menetapkan Tujuan Hidup
Tujuan hidup yang jelas menjadi pengingat arah dan batasan perilaku, sehingga hawa nafsu tidak mudah menguasai.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Jadwal Malam Nisfu Sya’ban 1447 H dan Amalan yang Dianjurkan
Boleh atau Haram? Simak Hukum Investasi Emas Digital Menurut Islam
Ustaz Marfiandi: Ilmu Tanpa Adab Bisa Melahirkan Kebiadaban
Bupati Sidoarjo Bantah Tuduhan Penipuan Rp28 Miliar, Klaim Dana Kampanye Pilkada
Bupati Sidoarjo Subandi Dilaporkan ke Bareskrim, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Investasi Rp 28 Miliar
Doa Bersama dan Tausiyah, Kodim 0502/JU Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru