BREAKING NEWS
Minggu, 19 Juli 2026

Menonton Sepak Bola Bisa Menjadi Haram? Ini Penjelasan Ustaz Hermansyah

T.Jamaluddin - Sabtu, 18 Juli 2026 07:36 WIB
Menonton Sepak Bola Bisa Menjadi Haram? Ini Penjelasan Ustaz Hermansyah
Ustaz Hermansyah Adnan, S.Ag., M.Sos. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Karena itu, menurutnya, bekerja, berolahraga, bermain, maupun menonton pertandingan tetap berada dalam hukum asal yang mubah atau boleh selama tidak menghalangi seseorang menjalankan kewajibannya sebagai seorang muslim.

Menonton pertandingan pada dasarnya diperbolehkan

Dalam kajiannya, Ustaz Hermansyah juga mengingatkan bahwa Rasulullah SAW pernah berlomba lari bersama Aisyah radhiyallahu 'anha.

Ia mengutip hadis riwayat Abu Dawud yang menunjukkan bahwa olahraga merupakan aktivitas yang dibolehkan dalam Islam.

"Kemenangan ini sebagai balasan atas kemenangan yang dahulu." (HR. Abu Dawud)

Menurutnya, hadis tersebut menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi sarana menjaga kesehatan, mempererat hubungan keluarga, sekaligus memberikan hiburan yang bermanfaat.

Terkait hukum menonton pertandingan, ia menegaskan bahwa aktivitas tersebut hukumnya mubah atau boleh selama memenuhi ketentuan syariat.

Menurut Ustaz Hermansyah, menonton pertandingan diperbolehkan apabila tidak melalaikan shalat wajib, tidak mengabaikan kewajiban terhadap keluarga maupun pekerjaan, tidak mengandung unsur perjudian, tidak disertai membuka aurat atau menikmati kemaksiatan, tidak memicu fanatisme berlebihan, permusuhan maupun kekerasan, serta tidak menghabiskan waktu secara berlebihan.

Sebaliknya, hukumnya dapat berubah menjadi haram apabila menyebabkan seseorang meninggalkan shalat, melalaikan zikir kepada Allah SWT, terlibat perjudian, memicu permusuhan, atau menjerumuskan kepada ucapan kotor, fitnah, maupun bentuk kemaksiatan lainnya.

Sebagai penegasan, ia mengutip firman Allah SWT:

"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah harta bendamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Dan barangsiapa berbuat demikian, maka mereka itulah orang-orang yang rugi." (QS. Al-Munafiqun: 9)

Di akhir kajiannya, Ustaz Hermansyah mengingatkan bahwa Islam merupakan agama yang mengajarkan keseimbangan.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prof Agussabti: Hadirkan Allah dalam Setiap Langkah, Kunci Meraih Keberuntungan Dunia dan Akhirat
Polri Tegaskan Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah dan Don Ritto Berdasarkan Dua Alat Bukti
Hotman Paris Benarkan Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah, Dampingi Pemeriksaan Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU
Jangan Jadi Orang Zalim, Ini Dua Penyesalan Besar yang Diingatkan dalam Surah Al-Furqan
Wasit Abaikan Dugaan Aksi Kekerasan Pemain Argentina terhadap Pemain Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Dua Legenda Sepak Bola Murka: Memalukan!
Pemkab Simalungun Perkuat Perlindungan Perempuan, Targetkan Nol Kasus Kekerasan hingga Tingkat Nagori
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru