BREAKING NEWS
Minggu, 26 April 2026

Purbaya Temui Investor Raksasa di AS, Pastikan Fiskal Indonesia Tetap Kredibel di Mata Dunia

Nurul - Selasa, 21 April 2026 17:42 WIB
Purbaya Temui Investor Raksasa di AS, Pastikan Fiskal Indonesia Tetap Kredibel di Mata Dunia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: SinPo/Galuh Ratnatika)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Purbaya Yudhi Sadewa melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat dengan menemui sejumlah investor global dalam rangka meyakinkan ketahanan fiskal Indonesia di tengah dinamika ekonomi dunia.

Dalam lawatannya ke New York dan Washington DC, Purbaya bertemu dengan sejumlah pengelola aset besar dunia seperti BlackRock dan Fidelity Investments.

Ia menyebut pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menjelaskan langsung kondisi fiskal Indonesia kepada para investor internasional.

Baca Juga:

"Yang penting dia pengen lihat messenger-nya. Apakah cara saya menyampaikan masuk akal atau tidak," ujar Purbaya di Kementerian Keuangan, Selasa (21/4/2026).

Menurutnya, para investor global menilai langsung kredibilitas kebijakan fiskal Indonesia, termasuk kemampuan pemerintah menjaga defisit anggaran tetap terkendali.

Dalam pertemuan tersebut, Purbaya menegaskan bahwa kondisi fiskal Indonesia masih berada dalam batas aman, termasuk dengan adanya cadangan keuangan yang disebut mencapai sekitar Rp420 triliun sebagai bantalan ekonomi.

Ia juga menjelaskan strategi pemerintah dalam menjaga keseimbangan fiskal, mulai dari efisiensi belanja hingga optimalisasi pendapatan negara dari sektor sumber daya alam.

Perjalanan dilanjutkan ke Washington DC, di mana Purbaya menghadiri forum dengan sejumlah investor global lainnya. Fokus pembahasan banyak berkaitan dengan kemampuan Indonesia menjaga batas defisit APBN di tengah tekanan subsidi dan ketidakpastian global.

Selain itu, Purbaya juga mengungkapkan bahwa Indonesia mendapat tawaran dukungan pendanaan dari lembaga internasional seperti International Monetary Fund dan World Bank. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah belum membutuhkan fasilitas tersebut.

"Saya bilang terima kasih atas tawarannya, tapi kondisi APBN kita masih kuat," katanya.

Purbaya menambahkan, Indonesia masih memiliki cadangan devisa yang cukup serta posisi fiskal yang stabil untuk menghadapi potensi tekanan global ke depan.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia serta membuka peluang arus modal masuk yang lebih besar.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.143 per Dolar AS di Tengah Sentimen Geopolitik Global
Kemenkeu Lanjutkan Penataan Organisasi, Purbaya Lantik Pejabat Eselon I dan II
Mualem Tegaskan JKA Tak Dihapus, Hanya Disesuaikan
Prabowo Perintahkan Bulog Serap 1 Juta Ton Jagung, Harga Rp5.500/Kg untuk Petani
Menaker Ingin Itjen Tak Lagi Sekadar Cari Temuan, Tapi Cegah Masalah Sejak Awal
Bahlil Pastikan Stok BBM dan LPG Aman, Tak Ada Kenaikan Harga: Sampai Selamanya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru