Rico Waas Sambut Indonesia City Expo 2026, Dorong Kolaborasi Antarkota Perkuat UMKM dan Investasi
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut hangat para wali kota, wakil wali kota, delegasi, dan tamu dari seluruh Indones
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap adanya sejumlah hambatan dalam pengembangan proyek hilirisasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME), yang digagas sebagai alternatif pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG).
Menurut Bahlil, proyek DME menjadi bagian penting dari upaya pemerintah mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG yang masih membebani neraca energi nasional.
Ia menilai persoalan utama bukan pada ketersediaan gas, melainkan perbedaan jenis gas yang dimiliki Indonesia.Baca Juga:
"Cadangan gas kita besar, tetapi mayoritas berupa metana dan etana (C1 dan C2), sedangkan LPG berasal dari propana dan butana (C3 dan C4) yang terbatas," ujar Bahlil dalam forum Sinergi Alumni IPB Untuk Bangsa di Jakarta, Sabtu, 2 Mei 2026.
Sebagai solusi, pemerintah mendorong pengembangan DME melalui hilirisasi batu bara berkalori rendah, salah satunya oleh PT Bukit Asam Tbk di Tanjung Enim, Sumatera Selatan.
Produk DME diharapkan dapat menggantikan LPG, khususnya untuk kebutuhan rumah tangga.
Namun, realisasi proyek tersebut menghadapi berbagai tantangan, mulai dari aspek investasi hingga perubahan komitmen mitra strategis.
Proyek ini sebelumnya telah dicanangkan pada masa pemerintahan Joko Widodo, tetapi belum mencapai tahap operasional.
Bahlil mengakui terdapat dinamika kepentingan yang sempat menghambat percepatan proyek.
Meski tidak merinci pihak yang dimaksud, ia menegaskan pemerintah akan memastikan proyek strategis nasional tersebut tetap berjalan.
"Kami pastikan proyek ini harus jalan. Tidak boleh lagi ada yang menghambat," kata dia.
Pemerintah menempatkan hilirisasi sebagai kebijakan jangka panjang untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Dalam konteks ini, proyek DME dipandang sebagai salah satu langkah strategis untuk menekan impor LPG yang terus meningkat setiap tahun.
Dengan kebutuhan energi domestik yang terus tumbuh, keberhasilan proyek DME dinilai akan menjadi indikator penting dalam upaya mencapai kemandirian energi.
Selain itu, proyek ini juga diharapkan mampu mendorong industrialisasi berbasis sumber daya dalam negeri.*
(ad)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut hangat para wali kota, wakil wali kota, delegasi, dan tamu dari seluruh Indones
PEMERINTAHAN
TANJUNG JABUNG TIMUR Kanit Intelkam Polsek Muara Sabak Timur, AIPTU E. Simamora, S.E., resmi menerima kenaikan pangkat setingkat lebih t
NASIONAL
ACEH BESAR Bisnis warung kopi di Aceh dinilai masih memiliki prospek yang cerah meski kondisi ekonomi sedang menghadapi berbagai tantang
EKONOMI
MEDAN Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) menegaskan komitmennya untuk mendampingi pemerintah daerah dalam mempercepat tra
PEMERINTAHAN
MEDAN Kedaulatan bangsa di era digital tidak lagi hanya ditentukan oleh luas wilayah atau kekayaan sumber daya alam. Kemampuan mengelola
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya membangun kota yang tangguh melalui kolaborasi antardaerah, kesiaps
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh pemerintah kota yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh In
PEMERINTAHAN
SAN FRANCISCO Timnas Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan BosniaHerzegovina dengan
OLAHRAGA
SEATTLE Timnas Belgia memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Senegal dengan skor 32 melalui pertandi
OLAHRAGA
ATLANTA Timnas Inggris memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan RD Kong
OLAHRAGA