Bobby Nasution Tawarkan Sumut Jadi Gerbang Investasi Indonesia Barat ke Dubes Australia
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mempromosikan posisi strategis Sumatera Utara sebagai pintu gerbang Indonesia
PEMERINTAHAN
JAKARTA — Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang atau Antam kembali menguat pada perdagangan Rabu, 6 Mei 2026.
Kenaikan ini mengikuti penguatan harga emas global setelah sempat mengalami tekanan dalam dua hari sebelumnya.
Berdasarkan informasi dari Logam Mulia, harga emas Antam hari ini naik Rp 30 ribu menjadi Rp 2.790.000 per gram, dari posisi sebelumnya Rp 2.760.000 per gram.Baca Juga:
Sementara itu, harga pembelian kembali atau buyback juga mengalami kenaikan sebesar Rp 35 ribu menjadi Rp 2.580.000 per gram dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya.
Berikut rincian harga emas Antam pada Rabu, 6 Mei 2026:
0,5 gram: Rp 1.445.000
1 gram: Rp 2.790.000
2 gram: Rp 5.520.000
3 gram: Rp 8.255.000
5 gram: Rp 13.725.000
10 gram: Rp 27.395.000
25 gram: Rp 68.362.000
50 gram: Rp 136.645.000
100 gram: Rp 273.212.000
250 gram: Rp 682.765.000
500 gram: Rp 1.365.320.000
1.000 gram: Rp 2.730.600.000
Penguatan harga emas domestik terjadi seiring kenaikan harga emas dunia di pasar spot.
Pada perdagangan sebelumnya, harga emas global ditutup naik 1,34 persen ke level US$ 4.584 per troy ons setelah sempat melemah selama dua hari berturut-turut.
Dalam dua hari sebelumnya, harga emas dunia tercatat turun hingga 2,16 persen dan menyentuh level terendah sejak 30 Maret 2026.
Kondisi tersebut mendorong investor kembali masuk memanfaatkan harga yang dinilai lebih murah.
Sentimen positif lainnya datang dari perkembangan geopolitik di Timur Tengah.
Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth menyatakan bahwa gencatan senjata dengan Iran masih berlangsung.
Di sisi lain, laporan Bloomberg menyebut perundingan damai antara pihak terkait menunjukkan perkembangan positif. Kondisi ini turut menekan harga minyak mentah dunia.
Harga minyak jenis Brent Crude Oil tercatat turun sekitar 4 persen ke level US$ 109,87 per barel.
Analis menilai, penurunan harga minyak berpotensi meredam tekanan inflasi global.
Jika inflasi lebih terkendali, bank sentral dunia dinilai memiliki ruang lebih besar untuk menurunkan suku bunga acuan.
Kondisi tersebut dinilai menguntungkan bagi emas karena logam mulia dikenal sebagai aset non-yielding atau instrumen investasi yang tidak memberikan imbal hasil tetap.*
(bb/ad)
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mempromosikan posisi strategis Sumatera Utara sebagai pintu gerbang Indonesia
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menetapkan kebijakan pembatasan usia kendaraan angkutan umum jarak jauh, khususny
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan bahwa penyelenggaraan Piala Presiden 2026 tidak sekadar turnamen pra
OLAHRAGA
JAKARTA Huawei resmi meluncurkan dua jam tangan pintar terbaru di Indonesia, yakni Huawei Watch Fit 5 dan Watch Fit 5 Pro, pada Selasa,
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bestari Barus menegaskan bahwa penilaian mengenai kondisi kesehatan Presiden ke7 R
POLITIK
LABURA Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek jaringan peredaran narkotika di Lorong 6, Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kabupaten Labuh
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara kembali menutup enam titik perlintasan liar di sejumlah daerah
NASIONAL
DELI SERDANG Aksi seorang guru ngaji bernama Halimah Tusadiyah (HT) yang membongkar dugaan lokasi transaksi narkoba di dekat Rumah Tahfi
HUKUM DAN KRIMINAL
BEIJING Gedung Putih menyebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping sepakat bahwa Selat Hormuz harus tetap
INTERNASIONAL
JAKARTA Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mengkritik jalannya persidangan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Y
HUKUM DAN KRIMINAL