Kejagung Sita 104,4 Ton Timah Milik Terpidana Aon, Negara Bersiap Lelang Aset
JAKARTA Kejaksaan Agung menyita lebih dari 104 ton komoditas timah milik terpidana Tamron alias Aon dalam perkara korupsi dan tindak pid
HUKUM DAN KRIMINAL
SERGAI -Aksi brutal terjadi di Dusun II, Desa Perbahingan, Kecamatan Kotarih, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Seorang jaksa bernama Jhon Wesly Sinaga (53) dan staf Tata Usaha (TU) Kejari Deli Serdang, Acsensio Hutabarat (25), menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK) saat berada di ladang sawit milik Jhon, Sabtu (24/5) siang.
Peristiwa berdarah ini terjadi sekitar pukul 13.15 WIB. Menurut Kasi Penkum Kejati Sumut, Adre W Ginting, kedua korban saat itu tengah melakukan aktivitas panen sawit setelah berangkat dari rumah mereka di Medan pukul 09.35 WIB.
"Mereka tiba di ladang sekitar pukul 10.40 WIB. Sekitar pukul 13.15 WIB, dua orang OTK datang menggunakan sepeda motor membawa tas pancing berisi parang. Saat itu juga langsung terjadi pembacokan," jelas Adre.
11.45 WIB: Acsensio menghubungi rekannya, Dodi, meminta agar seseorang bernama Kepot datang ke ladang.
13.15 WIB: Dua pelaku tak dikenal datang dan langsung menyerang korban dengan senjata tajam dari dalam tas pancing.
13.22 WIB: Sopir dan kernet truk pengangkut sawit tiba, menemukan korban dalam keadaan bersimbah darah.
13.25 WIB: Kedua korban dilarikan ke RSUD Amri Tambunan, Deli Serdang, untuk mendapatkan perawatan.
Kedua korban merupakan pegawai aktif Kejaksaan Negeri Deli Serdang. Jhon Wesly Sinaga adalah jaksa senior, sementara Acsensio Hutabarat adalah staf TU. Saat ini, kondisi mereka masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Hingga kini, identitas pelaku masih belum terungkap. Kepolisian telah turun tangan dan mengejar pelaku pembacokan yang diduga telah merencanakan serangan tersebut.
"Polda Sumut dan Polres Sergai sudah bergerak cepat. Kami minta pelaku segera menyerahkan diri," ujar salah satu pejabat keamanan yang enggan disebutkan namanya.*
(dc/j006)
JAKARTA Kejaksaan Agung menyita lebih dari 104 ton komoditas timah milik terpidana Tamron alias Aon dalam perkara korupsi dan tindak pid
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Krisis iklim dan kerusakan lingkungan dinilai tidak lagi dapat diatasi hanya melalui pendekatan ilmiah. Dibutuhkan sinergi antar
NASIONAL
BENER MERIAH Pemerintah pusat bersama Pemerintah Aceh memperkuat koordinasi untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana
NASIONAL
MEDAN Persidangan dugaan korupsi proyek pengadaan papan tulis pintar (smartboard) Kota Tebing Tinggi mengungkap adanya dugaan aliran dan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Peradi Bersatu menegaskan putusan praperadilan yang diajukan Roy Suryo terkait kasus dugaan penyebaran tudingan ijazah palsu Pre
HUKUM DAN KRIMINAL
BENER MERIAH Langkah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memperkuat struktur Jembat
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas mendorong setiap majelis taklim di Kota Medan memiliki program kerja yang nyata, berkelanjutan, dan lang
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan penataan kawasan Belawan tidak bisa lagi dilakukan secara bertahap atau parsia
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membantah informasi yang menyebut istri dan anak Menteri PU Dody Hanggodo, yakni Irma Hermawati
NASIONAL
JAKARTA PT PLN (Persero) mengungkap dampak ekonomi akibat pemadaman listrik atau blackout yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera pada
EKONOMI