BREAKING NEWS
Selasa, 07 Juli 2026

Sidang Korupsi Smartboard Tebing Tinggi Ungkap Dugaan Aliran Rp600 Juta ke Kasatpol PP Sumut

Zulkarnain - Selasa, 07 Juli 2026 22:57 WIB
Sidang Korupsi Smartboard Tebing Tinggi Ungkap Dugaan Aliran Rp600 Juta ke Kasatpol PP Sumut
Kasatpol PP Sumut yang juga mantan Pj Wali Kota Tebing Tinggi, Moettaqien Hasrimi usai sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (7/7/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Persidangan lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan papan tulis pintar (smartboard) Dinas Pendidikan Kota Tebing Tinggi senilai Rp14,3 miliar kembali mengungkap fakta baru.

Dalam sidang di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (7/7/2026), muncul dugaan adanya permintaan uang Rp600 juta yang disebut akan diserahkan kepada Penjabat (Pj) Wali Kota Tebing Tinggi saat itu, Muttaqien Hasrimy.

Baca Juga:

Dugaan tersebut terungkap melalui keterangan saksi Fatimah alias Vie, Komisaris PT Bismacindo sekaligus istri terdakwa Budi Pranoto Seputra.

Dalam persidangan, penasihat hukum terdakwa Irjen (Purn) Bambang Giri, Paulus Gulo, memperlihatkan percakapan grup WhatsApp antara Fatimah dan Bahrun Walidin alias Baron yang disebut sebagai perantara proyek smartboard di Langkat dan Tebing Tinggi.

Dalam percakapan itu, Baron menuliskan permintaan uang kepada Fatimah.

"Pak Pj minta Rp 600 juta. Bisa?" pinta Baron kepada Fatimah.

Fatimah sempat menolak permintaan tersebut.

"Gw udah keluarin duit dari 2020 engga jelas semua. Tanggungjawab u apa?" kata Fatimah.

Ketua Majelis Hakim As'ad Rahim Lubis kemudian mengonfirmasi isi percakapan tersebut kepada Fatimah. Saksi membenarkan adanya percakapan itu.

Hakim juga mengaitkan keterangan tersebut dengan pengakuan sopir mantan Kepala Dinas Pendidikan Tebing Tinggi, Idham Khalid, yang sebelumnya menyebut adanya penyerahan uang Rp600 juta kepada ajudan Pj Wali Kota.

"Supir Kadis sudah mengaku menyerahkan uang Rp 600 juta kepada ajudan Pj Wali Kota di Tebing Tinggi ini kan semua sudah jelas. Makanya penting Baron dihadirkan disini," kata As'ad.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing, KPK: Seharusnya Diserahkan kepada Kami sebagai Laporan Gratifikasi
Harga Tiket PRSU 2026 Jadi Perbincangan, Panitia Buka Suara
Mobil Mewah Bupati Kuansing Disita KPK di Pematangsiantar, Pemko Angkat Bicara
Kejari Medan Periksa 11 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Dana BLUD RSUD Pirngadi, Tersangka Belum Ditetapkan
Aduan Warga ke Ombudsman Sumut Melonjak 118 Persen, Bansos dan Layanan Publik Jadi Sorotan
KPK Temukan Land Cruiser Rp2 Miliar di Pematangsiantar, Diduga Terkait Suap Bupati Kuansing
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru